Menu

Harga Cabai Anjlok, Rp18 Ribu/Kilogram di Pasar Raya Padang

  Dibaca : 84 kali
Harga Cabai Anjlok, Rp18 Ribu/Kilogram di Pasar Raya Padang
Harga komiditi cabai merah di Pasar Raya Padang kembali anjlok.

PASARRAYA, METRO–Harga komiditi cabai merah di Pasar Raya Padang kembali anjlok. Hingga kemarin ko­moditi dapur ini diperdagangkan dengan harga Rp16 ribu hingga Rp18 ribu per kilogram.

Turunnya harga cabai me­rah ini diakui pedagang su­dah cukup lama terjadi. Pasokan cabai banyak masuk dari luar Sum­bar. Sementara di sisi lain, daya beli ma­syarakat makin ren­dah.

“Cabai merah dari luar Sumbar banyak masuk, sedangkan yang membeli makin berkurang,” kata Emi (45), salah seorang pedagang cabai di Pasar Raya Padang, Kamis (26/8).

Menurut Emi sejak pan­demi, daya beli m­as­yara­kat terus berkurang. Apa­lagi saat ini pemerintah ma­sih menerapkan Pem­ber­lakuan Pembatasan Ke­­giatan Masyarakat (PPKM) masih ber­lang­sung. PPKM yang berlang­sung sudah 1 bulan lebih membuat pedagang di pa­sar banyak yang rugi. Tidak ada pembeli lagi.

Banyak pegawai negeri bekerja di rumah. Akibat­nya mereka tak banyak belanja ke pasar. Biasanya, para PNS ini akan berbe­lanja setelah pulang be­kerja atau saat istirahat kan­tor. “Makin susah jual beli sekarang, belum lagi ancaman kena corona,” sebut Emi.

Pedagang kebutuhan pokok lainnya, Iyet (47) juga mengakui hal de­mi­kian. Minimnya daya beli membuatnya tak bisa ber­buat banyak untuk men­dapatkan banyak uang. Karena jual beli dagangan­nya sangat sepi.

“Yang datang ber­be­lanja ke pasar sangat ber­kurang. Tentunya jual beli juga turun. Sejumlah ru­mah makan dan restoran juga mengalami penu­ru­nan, tentu juga berimbas kepada kami ini pedagang yang menjual kebutuhan pokok di pasar,” katanya.

Ia memprediksi, pe­ngu­rangan daya beli ini men­capai 50 persen jika dibandingkan dengan kon­disi normal. Rata-rata se­mua pedagang merasakan dam­pak Covid-19 dan PPKM. Terutama  pengu­rangan jual beli.

“Sekarang kami tak berani stok barang banyak banyak. Keadaan lagi su­sah. Jual beli  turun,” ulas­nya. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional