Close

Harga Anjlok, Bupati Tanah Datar Ajak Pemerintah Borong Telur

SELA SELA—Bupati Tanah Datar, Eka Putra di sela-sela Apkasi Otonomi Expo di Jakarta Convention Centre, Jumat (22/10)

TANAHDATAR, METRO–Bupati Tanah Datar meminta kepada pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan seluruh pemda yang memiliki program bantuan sosial untuk menjadikan telur menjadi isi paket bansosnya dan membeli telur dari peternak ayam petelur di Tanah Datar.  Hal di atas disampaikan Bupati Tanah Datar, Eka Putra di sela-sela Apkasi Otonomi Expo di Jakarta Convention Centre, Jumat (22/10).

Hal ini menurutnya salah satu program yang bisa membantu peternak yang terus menjerit dan terancam bangkrut akibat anjloknya harga telur dan mahalnya harga pakan, terutama jagung.

Seluruh pihak terkait diharapkan mencarikan solusi terhadap perma­sa­la­han ini.  “Ini masa yang paling be­rat bagi peternak ayam petelur. Harga pakan mahal, harga jual telur murah. Banyak yang tidak mampu lagi mem­beri makan ayam dan menutupi biaya operasional. Banyak yang mengga­dai­kan dan menjual aset agar ayam me­reka tetap makan,” kata Eka Putra.

Eka Putra memaparkan, saat ini harga telur ayam anjlok hingga Rp 1.000 per butir, bahkan Rp990.   “Se­men­­tara harga jagung pakan ayam naik hingga Rp 6.000 per kg. Jika tidak ada solusi, dan dibiarkan terus mene­rus, para peternak ayam petelur bisa gulung tikar ini,” kata Eka.

Menurut Eka, untuk membantu peternak ayam petelur ini, Pemkab Tanah Datar sudah mengeluarkan kebijakan untuk melaksanakan program tanam jagung besar-besaran di Kabupaten Tanah Datar.  “Di angga­ran perubahan ini kita bantu petani bi­bit jagung terbaik. Kita targetkan akan menanam jagung seluas 400 hektare,” kata Eka Putra. (ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top