Close

Hanya 21 Pemda di Indonesia, Mendagri Tito: Padang Panjang Lakukan Upaya Konkret Pengendalian Inflasi

PIMPIN RAKOR—Kabag Perekonomian dan SDA Setdako, Putra Dewangga, S.S, M.Si pimpin rakor dihadiri oleh Asisten II, Ewasoska, S.H, Kabag Ops, AKP. P. Simamora, Danramil, Kapt. Inf. Rudi Saragih, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan UMKM, Javi Carte Eka Putra, M.T, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Ade Nafrita Anas, M.P, dan undangan terkait lainnya.

PDG.PANJANG, METRO–Pemerintah Kota Pa­dang Panjang satu dari 21 Pemerintah Daerah (Pemda) di Indonesia yang dinilai telah melakukan enam upaya konkret dalam pe­ngendalian inflasi di Indonesia. Menurut data yang disampaikan Menteri Da­lam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dalam Rakor Pengendalian Inflasi, Senin (21/11), dari 21 Pemda tersebut hanya enam di Sumatera dan satu Pemda di Sumatera Barat yang menurutnya telah melakukan enam upaya konkret dalam pengendalian inflasi.

“Untuk Pulau Sumatera yang telah melakukan e­nam upaya konkret dalam pengendalian inflasi yaitu, Kabupaten Tapanuli Utara, Kota Batam, Kota Padang Panjang, Kabupaten Bu­ngo, Kota Jambi dan Kabupaten Pesawaran,” sebut Mendagri Tito.

Adapun enam upaya konkret dalam menekan pengendalian inflasi yang dimaksud Tito adalah me­laksanakan operasi pasar murah, melakukan sidak, kerja sama dengan daerah penghasil komoditi, gerakan menanam, realisasi BTT dan dukungan transportasi dari APBD.

Kepada Pemda yang belum, Tito meminta agar segera melakukan enam upaya konkret dalam pe­ngendalian inflasi di dae­rahnya masing-masing, sehingga dapat menekan laju angka inflasi nasional. “Angka nasional merupakan penjumlahan dari langkah-langkah yang dilakukan semua daerah. Semua harus bergerak bersama. Kalau semua daerah bisa mengendalikan inflasi da­erah masing-masing, maka secara nasional nanti akan jauh lebih mudah untuk di­kendalikan,” imbuhnya.

Tito juga menyampaikan, pentingnya monitoring dan evaluasi mingguan perihal inflasi baik tingkat provinsi maupun kota. “Kalau setiap daerah bisa kendalikan masing-masing, secara nasional jauh akan lebih mudah penanganannya. Ini adalah tujuan ra­pat hari ini,” kata Tito.

Di Kota Padang Panjang sendiri berbagai u­paya telah dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya inflasi. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota selalu berkoordinasi an­tara satu sama lain.

Kabag Perekonomian dan SDA Setdako, Putra Dewangga, S.S, M.Si kepada Kominfo menyebutkan, saat ini berbagai upaya telah dilakukan oleh TPID dalam menekan laju angka inflasi di Kota Padang Panjang. “Di antaranya melalui penyaluran BST, operasi pasar murah, pemantauan harga dan stok pangan, rapat teknis, pencanangan gerakan cepat panen, sidak ke pasar dan distributor, realisasi BTT, subsidi transportasi dari APBD dan membentuk satgas ketahanan pangan,” terangnya.

Putra menjelaskan, untuk program BST yang da­nanya berasal dari Dana Insentif Daerah (DID) su­dah disalurkan tahap pertama kepada 2.797 KPM yang ada di kelurahan. Sedangkan tahap kedua akan disalurkan pada Desember mendatang. TPID juga terus melakukan pemantauan harga dan stok pangan di pasaran. Dari hasil yang telah dilakukan sejauh ini barang penting dan bahan pokok berjalan lancar dan tersedia cukup di pasaran.

Selanjut Pemko, kata­nya lagi, juga telah menganggarkan subsidi transportasi dari APBD yang dianggarkan melalui dana refocusing yang saat ini sedang dalam proses pendampingan dengan JPN.  “Jadi Kota Padang Panjang saat ini sudah menjalankan perintah yang disampaikan Mendagri saat rakor pe­ngendalian inflasi khususnya di Kota Padang Panjang. Maka dari itu inflasi di Padang Panjang alhamdulillah saat ini dapat ter­kendalikan,” ucapnya.

Putra mengatakan, pihaknya bersama TPID a­kan terus bersama-sama menekan laju pertumbuhan inflasi di Kota Padang Panjang dengan berbagai program sehingga tetap terkendali.  “Ini semua dilakukan untuk mencegah terjadinya inflasi dan membantu masyarakat,” tutupnya. Turut hadir dalam rakor tersebut, Asisten II, Ewasoska, S.H, Kabag Ops, AKP. P. Simamora, Danramil, Kapt. Inf. Rudi Saragih, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan UMKM, Javi Carte Eka Putra, M.T, Kepala Dinas Pa­ngan dan Pertanian, Ade Nafrita Anas, M.P, dan undangan terkait lainnya. (rmd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top