Menu

Hanura Rusli: Kembalikan Kejayaan Belakang Lintas

  Dibaca : 170 kali
Hanura Rusli: Kembalikan Kejayaan Belakang Lintas
SILATURAHMI— Anggota Badan Pengawas Koppas Kopika Hanura Rusli (paling kiri) bersilaturahmi dengan pedagang grosir ikan kering dan asin di kawasan belakang lintas.

PADANG, METRO – Kawasan belakang lintas, Bandar Olo, Kecamatan Padang Barat, yang dulunya jaya sebagai pusat grosir bermacam-macam barang, termasuk ikan kering dan asin, mendapatkan perhatian dari anggota Badan Pengawas Koperasi Pasar (Koppas) Koperasi Ikan Kering dan Asin (Kopika) Hanura Rusli.

Menurut Hanura Rusli, saat silaturahmi dengan para pedagang ikan kering dan asin anggota Koppas Kopika Kamis (9/11), kawasan belakang lintas yang sekarang sepi harus dibenahi agar kejayaan yang dulu pernah ada di tahun 80-an kembali lagi. “Walau tidak akan pernah sama seperti dulu, tapi harus ada upaya-upaya strategis dari Pemko Padang untuk mencarikan solusinya,” ujarnya.

Sebagai orang yang pernah berdagang ikan kering dan asin di belakang lintas, Hanura merasakan keprihatinan para pedagang karena sepinya pembeli. Dulu pembeli yang juga pedagang, berdatangan dari kabupaten /kota di Sumbar, bahkan dari luar provinsi seperti Riau, Jambi dan Bengkulu.

Sepinya pembeli semenjak tidak ada laginya terminal antar kota antar provinsi Lintas Andalas. “Persoalan terminal ini sebenarnya yang menjadi pokok permasalahan. Untuk itu harus segera diatasi,” pungkas mantan Sekum Kopma IKIP Padang periode 1984-1986 itu yang juga caleg Partai NasDem Dapil Padang V meliputi Padang Barat, Padang Utara dan Nanggalo dengan nomor urut 5.

Sementara itu, Ketua Koppas Kopika, Hendry Wirman, meminta kepada Pemko Padang, disamping secepatnya diadakan pengganti terminal Lintas Andalas di dalam kota, juga kawasan belakang lintas yang sekarang ini sering banjir, agar dibenahi drainasenya.

“Koperasi kami berbadan hukum semenjak tahun 1993, beranggotakan 80 orang pedagang ikan kering dan asin. Sebagian besar pedagang grosir di belakang lintas dan beberapa pedagang di Pasar Inpres III lantai 2 Pasar Raya Padang,” ujar Hendry yang merupakan generasi ke-3 dari pedagang ikan kering dan asin yang sejak dulunya berjualan di belakang lintas. (rel)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional