Close

Hama Wereng Serang Tiga Kecamatan di Padang

GANGGU PRODUKSI— Areal persawahan di kawasan Bukit Napa, Kecamatan Kuranji diserang hama wereng. Kondisi ini membuat petani menjerit karena mengganggu produksi padi saat panen.

Batang Padi Mengering, Petani Merugi

KURANJI, METRO–Puluhan petani padi di Kecamatan Kuranji menjerit. Pasalnya, sudah letih bertanam padi dan mengeluarkan modal uang serta tenaga, namun mereka tak bisa menuai hasil. Pasalnya padi mereka diserang hama wereng.

Pantauan POSMETRO, Selasa (21/1) di kawasan Bukit Napa Kuranji, areal padi petani terlihat menguning, batangnya mengering. Ada puluhan piring sawah ditanami padi, tak satupun yang bisa “dilambuik” (dihempas) dan diambil hasilnya.

“Dak sabatangpun yang bisa diambik do. Saluruhnyo hampo, mangariang dimakan hama wereng,” ungkap Uwan (40) salah seorang petani.

Hingga kini menurutnya, belum ada sikap dari aparat terkait untuk membantu petani mengatasi musibah tersebut. “Dibiarkan saja merugi. Belum ada tindakan mengatasinya,” kata Uwan.

Petani lainnya, Nur (40) juga mengatakan hal demikian. Diceritakan Nur, biasanya areal persawahannya yang terdiri dari beberapa piring (petak sawah) mampu menghasilkan 20 karung padi sekali panen. Namun pada saat panen kemarin, ia hanya bisa membawa pulang sebanyak 4 karung padi saja. Selebihnya hangus diserang hama wereng.

Selain karena hama wereng, ia juga mengeluhkan hama tikus yang ikut mengganas. Nur pun merasa kapok bertanam padi, karena merugi akibat modal tak sebanding dengan hasil. “Dak pulang modal ambo do. Marugi rugi se batanam padi,” tandasnya.

Tanam Varietas Tahan Lama

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat mengakui saat ini beberapa areal pertanian di tiga kecamatan diserang hama wereng. Yakni, Kuranji, Pauh dan Lubuk Begalung. Dampaknya, padi petani jadi hangus.

Ada beberapa langkah tindakan yang dilakukan terang Syahrial, yakni menukar varietas padi yang ditanam. Saat ini, kecendrungan petani lebih memilih jenis IR 42 atau Cisokan untuk ditanam. Padahal dua varietas ini sangat lemah dan rentan diserang hama wereng.

Sebaiknya sebut Syahrial, varietas yang ditanam adalah yang tahan hama. Seperti Batang Piaman. Meski harga berasnya agak murah dari Cisokan dan IR 42, namun ia sangat kuat, sehingga tidak terserang hama wereng.

“Petani kita sekarang cenderung menanam IR 42 dan Cisokan,” kata Syahrial.
Ia menjelaskan, hama wereng ini merupakan sejenis virus yang menyerang pada bagian batang padi. Akibatnya batang menjadi mengering. Cara mengatasinya yang lain adalah dengan memperbanyak predatornya yakni laba-laba.

Ia berharap petani tak membunuh laba laba yang ada di rumpun padi. “Kalau dapat jangan dibunuh laba-laba serta sarangnya itu,” ujarnya. (tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top