Menu

Hadiri Undangan DPRD Sumbar, PLN Jelaskan Penyebab Lonjakan Tagihan Listrik

  Dibaca : 614 kali
Hadiri Undangan DPRD Sumbar, PLN Jelaskan Penyebab Lonjakan Tagihan Listrik
RAPAT— PLN Sumbar mengikuti rapat dengar pendapat bersama Komisi IV DPRD Sumbar terkait lonjakan tagihan rekening listrik, Senin (15/6).

KHATIB, METRO
Manajemen PLN UIW Sumbar menghadiri undangan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Sumbar, Senin (15/6) di Gedung DPRD Sumbar. General Manager beserta manajemen hadir dan memberikan pemaparan terkait lonjakan tagihan listrik kepada Wakil Ketua Komisi IV, anggota DPRD Komisi IV, Kepala Dinas ESDM Sumbar, YLKI, BPSK.

General Manager PLN UIW Sumbar, Bambang Dwiyanto menjelaskan, bahwa tidak ada kenaikan tarif dasar listrik (TDL) sejak tahun 2017. Lonjakan tagihan rekening listrik disebabkan oleh intensitas pemakaian listrik pelanggan yang meningkat selama masa PSBB saat pandemi Covid-19 merebak.

“Perlu kami tegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif dasar listrik sejak tahun 2017. Lonjakan tagihan listrik yang dirasakan sebagian pelanggan rumah tangga akibat pemakaian yang berlebih sejak kebijakan di rumah aja. Catat meter rata-rata selama PSBB, serta bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H yang mengakibatkan segala aktivitas baik bekerja belajar dan beribadah semua dilakukan di rumah,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa karena adanya catat meter rata-rata, maka pada tagihan April dan Mei tidak sepenuhnya sesuai dengan penggunaan aktual pelanggan. Padahal terjadi peningkatan aktivitas di rumah yang signifikan sehingga pemakaian listrik meningkat dari biasanya.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Mesra berharap dengan adanya rapat dengar pendapat antara PLN dengan DPRD, maka gejolak ditengah masyarakat dapat diredam karena lebih memahami penyebab terjadi lonjakan tagihan.

“Harapan kami sebagai wakil rakyat PLN dapat berkontribusi kepada masyarakat pun juga lebih meningkatkan sosialisasi agar seluruh pelanggan bisa memahami bahwa sebetulnya lonjakan tagihan listrik pelanggan murni karena jumlah pemakaian yang meningkat,” paparnya.

Ia mengharapkan, PLN proaktif melakukan sosialisasi untuk menjelaskan kepada masyarakat perihal penyebab lonjakan tagihan. Segala keluhan dan pengaduan dapat disampaikan pelanggan melalui layanan contact center PLN 123 yang dapat diakses melalui layanan telepon, media sosial, dan lainnya.

“PLN diharapkan juga terus meningkatkan pelayanan dengan membuka posko-posko pengaduan di setiap unit-unit PLN demi memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” tandasnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional