Close

Hadiri Pembayaran Uang Ganti Kerugianm, Suhatri Bur: Jalan Tol ruas Padang-Pekanbaru untuk Pertumbuhan Ekonomi

PEMBAYARAN GANTI RUGI— Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, saat menghadiri pembayaran uang ganti kerugian jalan tol.

PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padang­paria­man Suhatri Bur, kemarin menghadiri pembayaran uang ganti kerugian penga­daan tanah jalan tol ruas Padang-Pekanbaru seksi Kapalo Hilalang,Sicincin, Lubuk Alung.

“Dengan adanya pem­b­angunan jalan tol ini kita juga dapat melihat ke­sungguhan ninik mamak dalam mendukung per­cepatan pembayaran ganti kerugian ini, seperti yang diketahui bahwa selama ini belum ada temui ham­ba­tan dan permasalahan yang berarti,”ungkap Bupati Pa­dangpariaman Suhatri Bur, kemarin.

Ia juga berharap agar tidak adanya perselisihan antar bersama serta de­ngan adanya ganti keru­gian ini dapat menjadikan perekonomian ma­syarakat Pasia Laweh semakin tum­buh. Hati-hati dengan uang jual beli tanah, berpandai dan jangan sampai disia-siakan uang ganti kerugian ini. “Carilah pengganti ta­nah itu sebagai investasi sehingga uang kerugian ini memberi manfaat juga un­tuk membangun pertum­buhan ekonomi masya­rakat. Jangan sampai disa­lah­gunakan uangnya un­tuk kegiatan yang sia-sia. De­ngan adanya pemba­ngu­nan tol ini menjadikan jalan lancar sehingga wisatawan bisa masuk ke daerah se­hingga memberikan income bagi masyarakat dan pastinya juga untuk dae­rah,” ujarnya

Senada dengan itu Ke­pala Bidang Tanah Yuhendri mengatakan kegiatan kali ini merupakan yang ke 14 pe­laksanaan pemberian uang ganti kerugian, yang akan diserahkan pada 32 bidang dengan alokasi da­na kurang lebih 15 Milyar yang bera­lokasi di Pasia Laweh

“Hasil inventarisasi dan identifikasi sebesar 1.486 bidang, pengumuman 1.471 bidang,penilaian 1.232 bi­dang, musyawarah 1.083 bidang, dan UGR 246 bi­dang. Progres secara kese­luruhan kegiatan penga­daan tanah sebesar 76 persen,” terangnya

Ia berharap kepada masyarakat yang terkena dampak tol ini agar se­segera mungkin membuat alas hak atau me­ngum­pulkan bukti kepemilikan dan menyerahkan kepada walinagari atau wali korong selaku pelaksana tugas pengadaan tanah ini yang dibantu ileh stagas BPN di lapangan.(efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top