Close

Hadiri Pelantikan Pengurus Daerah IPPAT Dharmasraya, Sutan Riska: Sinergitas Pemda PPAT dan BPN, Tingkatkan Realisasi Pendapatan Daerah

FOTO BERSAMA—Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan foto bersama Wakapolres Dharmasraya, Kompol Alwi Haskar, Ketua Pengurus PPAT Wilayah Sumatera Barat, Novrial Bahrun Dt. Suri Maharajo, Kepala BPN, Ahmad Yandi usai pelantikan IPPAT Dharmasraya.

DHARMASRAYA, METRO–Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan menghadiri acara pe­lantikan Pengurus Daerah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kabupaten Dharmasraya. A­cara ini dilaksanakan di Alinia Farm Kecamatan Sitiung, Rabu, (14/9). Pada kesempatan itu, Sutan Riska mengharapkan sinergitas pemda, IPPAT dan BPN dapat meningkatkan rea­lisasi pendapatan daerah.

Dalam sambutannya Bupati Sutan Riska me­nyampaikan ucapan selamat kepada Pengurus Da­erah (Pengda) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) yang baru saja dilantik, dan diketuai oleh Gusridawati. Semoga pe­ngurus yang dilantik da­pat menjalankan amanah yang telah diberikan dan memberikan manfaat ba­gi daerah dan masya­rakat Kabupaten Dharmasraya.

“Sebagaimana yang telah kita ketahui PPAT merupakan pejabat umum yang diberi kewenangan untuk membuat akta-akta otentik mengenai perbuatan hukum tertentu. Me­ngenai hak atas tanah dan juga membantu masya­r­akat dalam pengurusan perubahan hak sertifikat tanah tersebut. Sehingga perannya memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat,” kata Sutan Riska.

Sutan Riska menjelaskan bahwa IPPAT juga telah berkontribusi dalam menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk Kabupaten Dharmasraya. Melalui bea perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Oleh karena itu, Bupati meminta kepada pengurus IPPAT yang su­dah dilantik untuk terus bersinergi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Pemerintah Kabupa­ten Dharmasraya, yakni Badan Keuangan Daerah agar pendapat daerah te­rus meningkat.

“Kondisi saat ini realisasi pajak BPTHB sekitar 1,7 milyar dari target 3 milyar pada APBD perubahan 2022 atau 57 persen. Sinergigas PPAT, BPN serta Pemda juga dapat terus di­tingkatkan agar pendana­an untuk Kabupaten ­Dharmasraya dapat terpenuhi,” harap Bupati.

Dalam rangka memu­dahkan pelayanan pajak daerah, pemerintah daerah selalu berupaya menciptakan inovasi-inovasi yang dapat memudahkan masyarakat dalam pela­yanan pajak daerah. Salah satu upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah saat ini dengan digita­lisasi pajak daerah dan pelayanan pajak daerah.

Saat ini, lanjutnya pembayaran pajak daerah bisa dimana saja dan kapan saja, yakni salah satunya dengan pemanfaatan QRIS, ATM, Nagari Mobile dan NCM Coorprate Bank Nagari untuk pembayaran pajak daerah. Yaitu PBB, BPHTB, pajak hotel, pajak restoran, pajak sarang burung wallet dan pajak lainnya.

Pembayaran pajak da­erah dengan digital, bisa menghemat waktu tanpa harus antri ke Bank dan khusus pembayaran melalui Qris bisa dilakukan oleh bank manapun dan non bank seperti OVO, Gopay, Dana dan lain-lain tanpa adanya biaya admin tambahan.

“Kondisi saat ini masih banyak masyarakat yang telah melakukan transaksi jual beli tanah. Akan tetapi belum merubah nama pa­da sertifikat tanah tersebut.  Untuk itu, kami juga berharap peran dari IPPAT untuk mendorong ma­sya­rakat agar melakukan perubahan nama kepemi­likian pada setiap sertifikat tanah yang telah dimiliki­nya,” pungkas Bupati

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakapolres Dharmasraya, Kompol Alwi Has­kar, Ketua Pengurus PPAT Wilayah Sumatera Barat, Novrial Bahrun Dt. Suri Maharajo, Kepala BPN, Ahmad Yandi, Ketua Pe­ngurus Daerah Kota Pa­dang, Restu Ahsani, Ketua Pengurus Daerah Padang Pariaman, M Yunus, Ketua Pengurus Daerah Kota Solok, Eldani, Ketua Pengurus Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Jayat, serta  Pengurus Daerah Ikatan Notaris Dharmasraya, yang baru dilantik, Sri Wijiastuti. (gus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top