Menu

Hadapi PON Papua 2021, Porlasi Kepri Siap Bantu Atlet Layar Sumbar

  Dibaca : 191 kali
Hadapi PON Papua 2021, Porlasi Kepri Siap Bantu Atlet Layar Sumbar
FOTO BERSAMA— Pelatih Layar Kepri Weng Sanusi foto bersama dengan rombongan Tim Media Humas KONI Sumbar.

BATAM, METRO
Pengprov Porlasi Kepri siap membantu atlet layar Sumbar untuk meningkatkan kemampuanya menghadapi PON XX Papua 2021. Hal itu dilatarbelakangi Porlasi Kepri memiliki sarana dan prasarana komplet serta pantai yang mendukung.

Karena, venue latihannya yang merupakan kawasan pantai Nongsa Point Mariana Resort Batam di sisi angin dan ombak sangat mendukung untuk lokasi Training Camp (TC)  atlet layar Sumbar.  “Bahkan, atlet layar Malaysia menjelang Sukan Malaysia (Sukma), memusatkan latihan di Pantai Nongsa Poin Mariana Resort. Atlet layar Malaysia latihan di sini, Trengganu, Johor dan Negeri Sembilan,” ujar Pelatih Layar Kepri Weng Samsi, Selasa (29/12), saat kunjungan Tim Media Humas KONI Sumbar ke Kepri, akhir tahun kemarin.

Dikatakan Weng, tidak itu saja, sebelumnya atlet layar dari Kalimantan Timur (Kaltim) juga pernah melaksanakan latihan di Pantai Nongsa ini. Secara alami pantai Nongsa ini memiliki kelebihan seperti anginnya, kondisi ombaknya, karena kawan latihan diapit dua pulau.

Bicara soal atlet layar Sumbar, yang bakal turun di nomor 420, levelnya masih dikategorikan medium (intermendid), jelang terbang ke PON XX Papua perlu diasah lebih kuat lagi kemampuannya. Jika atlet Sumbar di nomor 420 ini masih dipaksakan turun dengan kondisi seperti ini akan susah berbicara di PON Papua nanti.

“Bahkan, saya pesimis untuk mendapatkan emas, mungkin hanya bisa mendulang perunggu dan perak. Jika bisa merebut emas, mungkin  faktor luck atau dewi fortuna (keberuntungan),” ujar Weng.

Atlet layar Sumbar yang turun di nomor 420 itu merupakan atlet putri yang level intermendid (medium)., cukup mustahil jika dipaksakan naik ke level atas. Atlet layar bukan Cabor terukur, maka  mau berprestasi dituntut memiliki jam terbang yang lebih banyak. “Bahkan, atlet layar PON Papua sendiri bakal melaksankan TC di Pantai Nongsa Batam ini,” ujar Weng.

Sementara, cabor layar Kepri optimis bisa merebut tujuh medali emas di PON XX Papua tahun 2021 mendatang. Jika tidak bisa merebut juara umum Cabor Layar minimal mempertahankan perolehan PON Jabar 2016, sebanyak 5 medali emas.

Kepri bakal mengikuti tujuh nomor dengan delapan atlet di PON, yang digawangi pelatih  Weng Samsi. Bahkan, dibantu pelatih asing dari Negeri Jiran Singapura untuk nomor dable handle yakni See Shaw Her. Pelatihan asal Negeri Jiran ini pernah merebut juara di Asian Games tiga kali dan Olimpiade tiga kali.

Delapan atlet Kepri digenjot latihan setiap hari, kecuali Senin. Minimal satu hari melahapa porsi latihan selama 4 jam yang dipusatkan di Nongsa Point Mariana Resort Batam. Terkait, dalam pencarian bibit atlet, Kepri membidik melalui Pramuka Saka Bahari, karena mereka sudah terbiasa dengan laut.

Kemudian yang menentukan atlet layar itu berprestasi itu tidak saja tergantung SDM atletnya, tapi dukungan sarana alat juga menentukan. Kemudian metode latihannya juga menentukan. Dalam latihan, pelatih tidak boleh M biarkan saja atlet latihan di laut.  Sedangkan pelatih duduk duduk SAJA di pantai sambil merokok. “Idelanya, pelatih harus seperti memandian kuda turun ke laut melihat melihat atlet memegang tali layar,” kata Weng Samsi.  (boy)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional