Menu

Hadapi Pandemi Covid-19, PNM Gelar Program PKU secara Online

  Dibaca : 578 kali
Hadapi Pandemi Covid-19, PNM Gelar Program PKU secara Online
Webinar —Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit saat webinar dengan tema “Meningkatkan Penjualan Online di Masa Pandemi” melalui aplikasi zoom, Kamis, (9/7).

PADANG, METRO
PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM) berupaya memberdayakan pelaku usaha ultra mikro dan usaha mikro dan kecil (UMK) di tengah pandemi Covid-19 melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha Online (PKU Online).

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengapresiasi upaya yang dilakukan PNM di tengah pandemi Covid-19, melalui program pembinaan dan pelatihan yang dilakukan secara daring tersebut.

“Program ini untuk menjaga aktivitas ekonomi masyarakat. Kami mengucapkan terimakasih kepada PT. PNM Persero yang sangat konsentrasi dalam pembinaan UMK dan telah berkontribusi dalam memajukan sektor perekonomian masyarakat di Sumbar,” ucap Nasrul Abit, saat kegiatan webinar dengan tema “Meningkatkan Penjualan Online di Masa Pandemi” melalui aplikasi zoom, Kamis, (9/7).

Di tengah pandemi Covid-19 ini, melalui PKU Online, PT. PNM melaksanakan pelatihan secara virtual. Hingga Juni 2020, tercatat sebanyak 80 kali kegiatan pengembangan usaha di Sumbar, yang diikuti 1.601 nasabah.

Sedangkan jumlah keseluruhan nasabah per Juni 2020 mencapai angka sebanyak 133.720 nasabah. Jumlah ini memang jauh dari pencapaian tahun 2019, di mana kala itu telah dilaksanakan pelatihan sebanyak 100 kali dengan jumlah 4.225 nasabah.

“Dengan akan berakhirnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Sumbar, harapan kami produktivitas masyarakat yang tadinya terhalang oleh pandemi Covid-19, dapat ditingkatkan kembali,” ujarnya.

Nasrul Abit juga menyampaikan langkah-langkah penanganan Covid-19 yang telah dilakukan Pemprov Sumbar. Seperti, penanganan kesehatan secara baik. Hingga hari ini, Provinsi Sumbar masuk kepada penanganan Covid-19 terbaik di Indonesia. Walaupun masih ada kasus positif dalam jumlah kecil tetap dilaksanakan tracking.

“Walaupun PSBB di Sumbar selesai bukan berarti tugas kita juga selesai, kita tetap harus menyiapkan rumah sakit untuk jaga-jaga. Pengawasan kepada pengunjung pun tetap dilakukan, baik itu di bandara maupun di perbatasan,” kata Nasrul Abit.

Kemudian langkah lainnya yang telah dilakukan, pemberian bantuan jaringan sosial. Bantuan tersebut berupa uang dan barang diberikan kepada masyarakat yang tersebar di seluruh kabupaten kota, melalui pendataan secara berkala.

Langkah berikutnya, mengenai tatanan ekonomi UMKM yang selama ini berusaha mungkin sempat terhenti usahanya karena dampak Covid-19. “Saat ini telah tercatat sebanyak 114.000 pengangguran yang terdampak oleh Covid-19. Angka ini tentunya lebih banyak dari jumlah UMKM yang tersedia di Sumbar,” terangnya.

“Untuk memajukan perekonomian ini kembali tentunya diperlukan bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Kami memberikan dukungan dan bantuan kepada seluruh pelaku ekonomi,” tuturnya.

Diungkapkannya, usaha di Sumatera Barat didominasi oleh UMKM. Bahkan jumlahnya saat pandemi terakhir ini adalah sebanyak 593.000 UMKM. PT. PNM Persero memiliki peran membantu dalam pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan masyarakat. Peran ini sangat penting, karena masyarakat di Sumbar jalan menjalankan usahanya banyak yang masih menggunakan cara tradisional. Produk dan cara penjualannya pun dilakukan dengan cara konvensional biasa.

Dari data yang ada, menurut Nasrul Abit, UMKM yang telah dibantu oleh PT. PNM adalah sebanyak 6362 unit. Sementara unit UMKM di Sumbar saat ini mencapai 593.000. Hal ini berarti bantuan dari PT. PNM baru mencapai kurang lebih satu persen. “Harapan kita semua adalah semoga persentase ini dapat meningkat walaupun sedang di masa pandemic Covid-19,” harapnya.

“Pemprov Sumbar mendorong sinergi antar nasabah dalam pemasaran produk. Mendorong menangkap potensi pasar dalam ekosistem nasabah PNM, penjualan melalui media sosial, dan lainnya,” tukasnya.(fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional