Menu

Hadapi Pandemi Covid-19, Persediaan Beras Cukup Aman

  Dibaca : 775 kali
Hadapi Pandemi Covid-19, Persediaan Beras Cukup Aman
TINJAU gudang bulog—Bupati Solok Gusmal meninjau ketersediaan stok beras di Bulog Kabupaten Solok dalam menghadapi pandemi Virus Corona (Covid-19).

SOLOK, METRO
Bupati Solok Gusmal mengungkapkan, persedian beras di Kabupaten Solok cukup aman dalam menghadapi pendemi Covid-19. Selain melakukan pemantauan ketersediaan kebutuhan pokok dipasar pasar, Pemkab Solok juga telah melihat langsung ketersediaan beras di Bulog. Dari persedian beras yang ada di Bulog, Gusmal memastikan stok beras cukup aman. Setidaknya saat ini Bulog memiliki persediaan beras sekitar 480 ton.

“Untuk tiga bulan ke depan, stok pangan dipastikan aman dan mencukupi, masyarakat tak perlu resah, walaupun ada kasus corona, tidak usah panik, tidak usah khawatir. Bulog telah memiliki stok beras yang cukup, stok tersebut juga termasuk untuk jelang Ramadhan,” imbaunya agar masyarakat tidak panik.

Dalam menghadapi pandemi Covid-19, Pemkab Solok juga menyiapkan berbagai kemungkinan untuk mengayomi untuk membantu masyarakat yang terdampak Virus Corona. Gusmal menekankan, bahwa usaha ekonomi masyarakat harus tetap berjalan dimasa sulit ini. Pemerintah juga sudah melakukan penghitungan masyarakat yang terkena dampak dari Covid -19 ini.

Sebelumnya, Gusmal mengatakan Pemkab sudah menyiapkan pembiayaan untuk menanggung warga terdampak yang diperkirakan berjumlah sebanyak 25.000 jiwa lebih yang akan dibantu selama satu bulan kehidupan.Dari data terakhir diperkirakan sekitar 5.936 KK yang perlu diberikan santunan atau bantuan berupa sembako, atau mencapai 29.680 jiwa dan jumlah ini yang akan dibiayai. “Kemudian juga harus ada data orang yang terdampak diluar data DTKS, seperti tukang ojek, ODP dan PDP yang dilarang keluar, mereka yang rentan terhadap kerawanan pangan,” tambahnya.

Bupati Solok minta kepada SKPD terkait untuk cepat menghitung dan menyiapkan data, terutama untuk jejaring pengaman sosial ekonomi terfokus kepada warga yang terdampak ODP dan PDP yang tidak bisa beraktifitas apa-apa. Seperti hasil rapat dengan Gubernur Sumbar akan diprediksi 2 bulan kedepan tidak akan bisa beraktifitas baik karena karantina wilayah terbatas maupun karena kesadaran diri sendiri, sehingga kegiatan ekonomi akan terhenti.

Pemkab Solok akan menyediakan beras sebanyak 9 kg perjiwa kalau dikalikan dengan 29.680 akan menjadi  247 ton beras yang akan dibutuhkan satu bulan kedelapan dan akan distribusikan kepada 29.680 jiwa melalui pilar-pilar jejaring sosial seperti PKH, TKSA dan PSM dengan memperhatikan kaidah yang berlaku.

“Kita juga sudah bebrincang dengan Pemprov Sumbar, yang juga akan membantu separohnya dengan beberapa ketentuan, Insya Allah nanti kita akan distribusikan dalam waktu dekat yang dikoordinir oleh Dinas Sosial Kabupaten Solok bersama wali nagari dan didampingi oleh TKSK, BSM, Pendamping PKH dan Tagan dalam rangka mempercepat pendistribusian bantuan tersebut,” jelasnya. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional