Close

Habis Bensin, Motor Curian Ditinggal di Pinggir Jalan, Takut Ketahuan Gegara Tutup Tangki Tak Bisa Dibuka

PENCURI MOTOR— Pelaku AS yang terlibat aksi pencurian sepeda motor diperiksa penyidik Satreskrim Polres Payakumbuh usai ditangkap di Pekanbaru, Riau.

PAYAKUMBUH, METRO–Niat hati hendak ke Kota Padang untuk mencari pekerjaan bersama rekannya yang saat ini masih buron, AS (28) warga Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru-Riau justru harus mendekam dalam jeruji besi sel Mapolres Payakumbuh karena kasus pencurian sepeda motor.

Awalnya, AS yang pernah dibina di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tanjung Pati itu menggunakan sepeda motor bersama rekannya, ka­rena tergoda dengan sepeda motor yang tengah terparkir di halaman rumah, di Jorong Piladang, Nagari Koto Tangah Batuhampa, Kecamatan Akabiluru, Ka­bupaten Limapuluh Kota pada pertengahan Februari lalu.

Melihat ada sasaran empuk, niat jahatnya muncul hingga AS bersama rekannya sepakat untuk men­curi sepeda motor meng­gunakan kunci leter T yang memang telah mereka bawa. Meski berhasil membawa kabur motor hasil curian tersebut, keduanya malah meninggalkan Motor Yamaha Lexi BA 5275 MX yang mereka curi itu di kawasan Banuhampu.

“Semula saya berniat untuk mencari pekerjaan ke Kota Padang bersama rekan saya itu, namun di­perjalanan kami melihat sepeda motor yang diparkir di halaman rumah orang. Kami berdua sepakat untuk mencuri menggunakan kunci leter T, namun belakangan karena takut motor itu kami tinggal di Bukittinggi,” kata AS kepada penyidik satres­krim polres Payakumbuh, Rabu (8/12) siang.

Menurut AS, ketakutannya muncul setelah motor warna merah itu kehabisan bensin dan mereka tidak bisa membuka tangki pengisi bahan bakar, sebab mereka hanya memiliki kunci leter T. “Karena kehabisan bensin dan tangki BBM tidak bisa dibuka, kami memilih untuk meninggalkan motor tersebut di pinggir jalan,” ujar AS.

Kapolres Payakumbuh, AKBP Alex Prawira melalui Kasat Reskrim, AKP Akno Pilindo menyebutkan bahwa terungkapnya kasus pencurian sepeda motor (curanmor) itu setelah korban melapor. Dari laporan tersebut, pihaknya me­lakukan penyelidikan me­lakukan koordinasi dengan berbagai pihak, hingga diketahui sepeda motor korban ditinggal pelaku di kawasan Banuhampu.

“Setelah melakukan penyelidikan dari laporan korban, kita mendapatkan informasi bahwa ada sepeda motor yang ditinggal di pinggir jalan di kawasan Banuhampu, namun untuk pelaku saat itu belum kita ketahui,” sebut AKP Akno Pilindo, Rabu (8/12).

AKP Akno Pilindo menambahkan, setelah pe­nye­lidikan panjang, dugaaan pelaku mengarah kepada AS dan rekannya berinisial R yang hingga kini masih buron. Tersangka AS pun diburu hingga berhasil dibekuk di Kawasan Tampan Kota Pekanbaru-Riau.

“Tersangka AS kita kita tangkap di Kota Pekanbaru 5 Desember lalu saat ia baru pulang kerja dari sebuah pabrik. Sedangkan rekannya masih kita lacak keberadaannya,” ucap AKP Akno Pilindo. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top