Close

Habib Bahar bin Smith Dituntut 5 Tahun Penjara

Habib Bahar bin Smith

JAKARTA, METRO–Habib Bahar bin Smith mengikuti sidang lanjutan yang beragendakan pem­bacaan tuntutan di Penga­dilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (28/7).

Pada sidang itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ke­jaksaan Tinggi (Kejati) Ja­wa Barat menuntut Habib Bahar bin Smith dengan pi­dana penjara selama 5 ta­hun. Pasalnya, JPU menilai, Bahar bin Smith terbukti melakukan penyebaran berita bohong atau hoaks saat berceramah di Ka­bupaten Bandung.

“Menyatakan terdakwa Habib Assayid Bahar bin Smith alias Habib Bahar bin Ali bin Smith telah terbukti secara sah dan meyakin­kan bersalah melakukan tindak pidana secara ber­sa­ma-sama melakukan per­buatan dengan menyiarkan berita bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran,” ujar JPU Kejati Jabar.

“Menjatuhkan pidana pada terhadap Habib Assayid Bahar bin Smith alias Habib Bahar bin Ali Bin Smith dengan pidana penjara lima tahun dikurangi selama terdakwa berada di dalam tahanan,” lanjut JPU.

Dalam sidang, JPU juga membacakan hal yang dinilai meringankan dan memberatkan tuntutan. Hal yang memberatkan, Bahar bin Smith tak merasa bersalah dan perbuatannya dinilai meresahkan masyarakat.

Adapun hal meringankan, Bahar bin Smith mempunyai tanggungan keluarga. “Hal yang memberatkan perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat dan tidak merasa bersa­lah,” kata JPU.

Atas perbuatannya, Ba­har bin Smith dikenakan dakwaan pertama primer Pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Diketahui, Bahar bin Smith menjadi terdakwa atas kasus dugaan penyebaran hoaks saat menyampaikan ceramah dalam perayaan Maulid Nabi di Bandung. Selain Bahar, pengunggah video Tatan Rustandi juga turut diadili.

Dalam perkara ini, Bahar dan juga pengunggah video dianggap melanggar Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dan atau Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat 2 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 55 ayat 1E KUHPidana. (jpg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top