Close

H. Tafyani Kasim Terpilih jadi Ketum BPD ABUJAPI Sumbar Periode 2021 – 2026

Agus Dermawan Ketua Umum BPP ABUJAPI menyerahkan pataka kepada H. Tafyani Kasim Ketua Umum BPD Abujapi Sumbar periode 2021 -2026.

H. Tafyani Kasim terpilih sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badang Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD ABUJAPI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) periode 2021 – 2026.

H Tafyani Kasim terpilih secara aklamasi melalui Musyawarah Daerah (Musda) I BPD ABUJAPI Provinsi Sumbar, Selasa (6/4) di Hotel Kriyad Padang.

Selain musda, pada kesempatan itu juga dilaksanakan Seminar Industrial Security dan Pelantikan Pengurus BPD ABUJAPI Provinsi Sumbar periode 2021- 2026. Seminar mengusung tema “Melalui Regulasi Baru di Bidang PAM Swakarsa dan Ketenagakerjaan Kita Tingkatkan Kompetisi Profesi Satpam Secara Profesional.“

Pengurus BPD ABUJAPI Provinsi Sumbar periode 2021- 2026 terdiri dari, Ketua Umum, H.Tafyani Kasim, Sekretaris Umum, M Syauqi, SH, Bendahara Umum, Muslim, S.Ag (PT. Mitra Hayati Sejahtera).

Ketua Umum BPD ABUJAPI Provinsi Sumbar, H. Tafyani Kasim mengatakan, musda ini rangkaian kegiatan Badan Usaha Jasa Pengamanan yang ada di Sumbar. Musda ini yang pertama digelar, karena sebelumnya belum ada BPD ABUJAPI di Sumbar. “Kita ini merupakan provinsi ke-25 dari 34 provinsi di Indonesia. ABUJAPI kita ini sudah lama ditunggu kehadirannya,” ujarnya.

Musda diawali dengan pra musda pada 1 April 2021 lalu. Pra musda diisi berbagai kegiatan yang tujuannya untuk menyukseskan musda I. Tafyani Kasim menyadari satuan pengamanan (satpam) harus mengikuti dan mematuhi regulasi yang ada.

“Secara teknis satpam berada di bawah kepolisian. Tahun 2020 lalu, telah dilahirkan Perpol No.4 tentang PAM Swakarsa dan UU Nomor 11 2020 tentang Cipta Kerja, PP 35 dan 36 tahun 2020 yang terkait langsung dengan kegiatan sebagai Badan Usaha Jasa Pengamanan. Melalui kegiatan seminar yang dilaksanakan, banyak hal yang perlu diketahui terkait regulasi ini,” ungkapnya.

Dengan dilaksanakannya pelantikan pengurus, Tafyani Kasim mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumbar, Pemko Padang, instasi terkait, serta kepada Ketua Umum, Sekjen, Wakil Sekjen ABUJAPI yang telah mendukung hadir dalam kegiatan ini.

Tafyani Kasim juga mengatakan, semua organisasi itu tidak mungkin berjalan dengan baik, tanpa dukungan semua pihak dan komitmen bersama. Di Provinsi Sumbar kehadiran ABUJAPI sudah sejak lama ditunggu. Kehadiran organisasi ini menjadi wadah organisasi, komunikasi, diskusi sertawadah mencari solusi. Terutama meningkatkan Industrial Security di Sumbar.

“Tentu kita mulai dengan tata kelola. Terkait dengan dengan lahirnya Perpol tersebut bahwa satpam itu ada 9 jenjang kepangkatan nantinya, tentunya kita mengharapkan regulasi dari pemerintah. Terutama kebijakan kesejahteraan dari petugas satpam. Sekarang, satpam sesuai ketentuan perpol, sebagai sebuah pekerjaan profesi. Kita bersama –sama akan meningkat kualitas. Pembinaannya juga dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi Sumbar,” harapnya.

Ketua BPP ABUJAPI Agoes Dermawan mengatakan, PR besar sudah menanti di depan. “Kami sudah memperjuangkan. Setelah satpam menjadi sebuah profesi, agar satpam harus digaji 30–50 persen di atas UMP. Ini kira–kira bisa membahagiakan para satpam. Sehingga apa yang jadi sasaran Polri terhadap profesi satpam bisa tercapai,” harapnya.

Polri menurutnya, punya komitmen terhadapan pendidikan satpam. Dengan dukungan dinas tenaga kerja, tentunya diharapkan bisa mengangkat profesi satpam dengan baik.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumbar Nazrizal mengucapkan selamat kepada pengurus BPD ABUJAPI Provinsi Sumbar. Nazrizal juga mengapreasiasi pelaksanaan musda dan pelantikan Pengurus BPD ABUJAPI Provinsi Sumbar periode 2021 -2026.

Nazrizal mengungkapkan, di Sumbar, badan usaha jasa pengamanan berjumlah sebanyak 52 badan usaha yang tersebar di beberapa daerah. “Selama ini, kami selalu menyampaikan hal-hal yang berkaitan kebijakan–kebijakan nasional kepada badan usaha ini, Termasuk juga terkait tugas teknis satpam. Seperti, perubahan pakaian dinas,” ujarnya.

Nazrizal juga berharap, satpam setelah mempunyai nilai–nilai perjuangan keprofesian, keberadaannya di tengah masyarakat menjadi motivator bagi pekerja lainnya. “Banyak hal kami berikan penguatan kepada rekan – rekan satpam. Selain pengetahuan dan keterampilan, kita juga memberikan pembekalan keselamatan kerja di masing–masing tempat bertugas,” ungkapnya.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top