Close

H.Riza Falepi-H Erwin Yunaz Perpisahan dan Lepas Tugas, Dari Masa Kemasa Kota Payakumbuh Semakin Maju

Wali Kota Riza Falepi bersama istri diarak masyarakat dari rumah dinas menuju rumahnya

Tokoh masyarakat yang meru­pakan Mantan Wali Kota Payakum­buh Periode 2002-2012 Josrizal Zain dalam sambutannya menyam­paikan semakin hari Kota Paya­kumbuh semakin maju dan rakyat­nya semakin sejahtera. Ini tak hanya prestasi satu orang saja, tapi keber­hasilan semua pihak, baik DPRD, unsur forkopimda, niniak mamak, dan masyarakat di bawah kepemimpinan Riza Falepi dan Erwin Yunaz. “Juga banyak penghargaan yang diterima Kota Payakumbuh, membanggakan. Apalagi yang saya catat adalah sudah mendapat opini WTP dari BPK, suatu opini tertinggi dari laporan keuangan yang diberikan BPK, dimana keuangan pemda sudah dikelola secara akuntable dan transparan,” ujar Josrizal Zain saat memberikan sambutan pada acara Perpisahan dan Lepas Tugas Wali Kota Payakumbuh dan Wakil Wali Kota Payakumbuh H Riza Falepi-H Erwin Yunaz, Rabu 21 September 2022 yang dihadiri seluruh Forko­pimda, tokoh masyarakat, Bundo Kanduang, dan ASN di Pemko Payakumbuh.

Di samping itu, kata Josrizal Zain, dari data yang diterimanya, indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Payakumbuh temasuk tiga besar di Sumatera Barat, artinya Kota Payakumbuh telah memberikan kredibilitas pembangunan kepada rakyat dari aspek pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan.

”Saya juga melihat bagusnya peningkatan pembangunan rumah sakit, puskesmas, dan sarana olahraga. Sehingga dengan meningkatnya kinerja itu, derajat kesehatan juga meningkat. Yang lebih penting lagi ketika tercipta masyarakat sehat, muncul ide-ide brillian yang akan meningkatkan performa atau kinerja kota ini,” tukuknya.

Sekretaris Daerah Rida Ananda dengan rasa haru dalam sambutannya mewakili ASN se Kota Payakumbuh menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi Riza Falepi dan Erwin Yunaz dalam membangun Kota Payakumbuh 10 tahun pak Riza Falepi dan 5 tahun Erwin Yunaz. Serta juga permohonan maaf apabila selama bekerja ada kesalahan, kealpaan yang terjadi selama ini.

”Kami salut dengan keberanian kepala daerah dalam membranding Kota Payakumbuh sebagai City Of Randang. Menjadi terobosan baru dalam arah pembangunan Kota Payakumbuh kedepan,” kata Sekda.

Wakil Wali Kota Payakumbuh H Erwin Yunaz yang didampingi Istrinya Ny. Machdalena dalam sambutannya menyampaikan tak terasa sudah 5 tahun bersama dengan Wali Kota Riza Falepi dalam perjalanannya memimpin daerah. Dia merasa terpanggil untuk pulang dengan bekal jiwa dan semangat mengabdi kepada negeri tercinta.

”Terima kasih kepada Riza Falepi, Saya yang awalnya tidak mengerti politik dapat belajar dan menyimak, itu dinikmati bersama-sama. Tanpa belajar kita takkan pernah menjadi orang yang ahli. Kami juga dapat belajar di bidang pemerintahan dengan Sekda dan jajaran, karena basic Saya di swasta tentu berbeda dengan cara pemerintah,” kata Erwin.

Dia mengaku menjadikan perjalanan ini sebagai goresan indah, kehadirannya bersama Riza menjadi catatan sejarah buat negeri ini, bagaimana prestasi yang dibuat, fasilitas yang diciptakan dipersembahkan buat masyarakat tercinta.

”Kami berusaha memberikan yang terbaik, karena sesuatu butuh waktu untuk belajar dan kemudian diterapkan. Saya diajarkan oleh guru saya orang Tiongkok di Kediri agar saya banyak belajar dan mengerti, karena jauh-jauh merantau pasti suatu saat akan pulang. Filosofi itu begitu mendalam dan kini saya hadapi,” kata Erwin.

Wali Kota H Riza Falepi yang didampingi Istrinya Ny. Henny Yusnita menyampaikan dirinya mendapatkan Dua surprise di akhir masa jabatannya ini, pertama dibuatkan buku khusus untuknya dan kedua ada penampilan drama dari SMAN 2 Payakumbuh dan Komunitas Intro.

Teringat oleh Riza, sebagai Anak Nagori Koto Nan Godang, Riza Falepi du­lu awalnya diminta oleh niniak mamak untuk maju mencalon ikut pemilihan wali kota, baginya itu adalah kehormatan yang ti­dak bisa dinilai de­ngan uang, di­balasnya de­ngan kerja ke­ras dan su­ng­guh-sungguh untuk kota ini. “Selama menjabat Saya men­­­jadi pem­be­lajar yang ce­pat, mulai dari sekda hingga tukang sapu saya serap ilmunya, belajar terus tanpa batas,” kata Riza.

Riza mengenang bagaimana kebijakan pertama yang dilakukannya adalah meneruskan program wali kota periode sebelumnya, yakni di bidang kesehatan, mewujudkan kota sehat, tidak dibolehkan lagi buang air besar (BAB) di sembarangan tempat.

Kemudian Riza berfikir kebijakan apa yang bisa dibawa kedepan. Persoalan yang terkait kemiskinan, meski dibanding daerah lain tidak terlalu tinggi, sekitar 9 persen. Terakhir sebelum Covid-19 sudah di angka 5,6 persen, namun pada saat pandemi naik lagi 6,1 persen, sekarang berangsur turun lagi seiring melandainya pandemi. “Kita mengurus orang miskin melalui BAZNAS dan program di dinas, apalagi menfegah terjadinya stunting,” katanya.

Wali kota yang banyak meraih penghargaan itu juga menambahkan pelayanan publik yang prima juga menjadi concern utamanya dengan menghadirkan Mal Pelayanan Publik guna menyediakan pelayanan satu atap kepada masya­rakat.

”Dampaknya ada multiplier effect, pertumbuhan ekonomi cepat, orang mudah mencari kerja, buktinya setelah melihat data badan pusat statistik, pendapatan perkapita Kota Payakumbuh saat ini sudah naik 2 kali lipat,” tukuk Riza.

Terakhir Riza mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan bersinergi bersama selama Riza diamanahkan untuk memimpin kota ini.

”Dedikasi waktu dan energinya tidak akan bisa dibalas dengan uang. Ini akan membekas di ingatan saya dan menjadi kenangan di hidup saya, sekali lagi terima kasih yang sebanyak-banyaknya, selamat tinggal dan sampai jumpa lagi di lain waktu,” pungkasnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top