Menu

H Refrizal Ingin Pasar Tradisional di Padangpariaman Direvitalisasi

  Dibaca : 95 kali
H Refrizal Ingin Pasar Tradisional di Padangpariaman Direvitalisasi
KUNJUNGI PASAR— Calon Bupati Padangpariaman, H Refrizal menyapa para pedagang saat berkunjung ke salah satu pasar tradisional yang ada di Padangpariaman.

PDG.PARIAMAN, METRO
Calon Bupati Padangpariaman nomor urut tiga (3), H Refrizal telah meninjau sejumlah pasar-pasar tradisional yang ada di Padangpariaman. H Refrizal yang berpasangan dengan Happy Neldy di Pilbup Padangpariaman ini telah mengunjungi dan meninjau pasar tradisional seperti Pasar Kayu Tanam dan Pasar Sungai Limau.

Menurutnya, diantara pasar-pasar tradisional yang ada di Padangpariaman, ada yang secara fisik layak dan tidak layak. H Refrizal menginginkan agar pasar-pasar tradisional di Padangpariaman direvitalisasi. Apalagi di pemerintah pusat sudah ada anggaran untuk program ini.

Salah satunya yang dinilai H Refrizal perlu direvitalisasi yaitu Pasar Kayu Tanam. Ia menilai kondisinya pasar tersebut tak layak. “Dulu pernah ada proposal yang mau disampaikan ke saya saat jadi anggota DPR, tapi tak sampai. Saya tunggu-tunggu, tak sampai proposal untuk revitalisasi Pasar Kayu Tanam tersebut ke saya,” ujar H Refrizal yang merupakan ketua umum Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) ini.

H Refrizal mengungkapkan, jika ia bersama Happy Neldy terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Padangpariaman pada pilkada serentak 9 Desember, ia akan memperjuangkan untuk merevitalisasi pasar-pasar tradisional ke pusat. Hal ini dikarenakan, ia memiliki jaringan yang luas di pusat. Diantaranya, adanya rekan-rekannya yang masih menjadi anggota DPR saat ini.

Menurut Refrizal, perlunya pasar-pasar tradisional direvitalisasi karena ia berkeinginan agar pasar-pasar tersebut semakin bersih. “Kita berkeinginan ke depan, pasar-pasar tradisional menjadi tempat yang nyaman untuk berbelanja, seperti pasar modern juga,” harap H Refrizal yang merupakan wakil ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Ia mengungkapkan, ke depan para pedagang perlu kita arahkan dan dilakukan pembinaan.”Tentu beda, dengan sudah kemas dengan tidak dikemas, nanti kan beda. Masyarakat lebih percaya yang dikemas, rapi dan bersih,” bebernya. (uki)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional