Menu

Gugatan Sengketa Pemilu dan Pilpres, KPU Dharmasraya Buka 667 Kotak Suara

  Dibaca : 125 kali
Gugatan Sengketa Pemilu dan Pilpres, KPU Dharmasraya Buka 667 Kotak Suara
Ilustrasi

DHARMASRAYA, METRO – Komisi Pemiilihan Umum (KPU) Dharmasraya, kembali membuka kotak suara terkait adanya gugatan sengketa pemilu oleh tim pemenangan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Parabowo-Sandi serta gugatan PDI Perjuangan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Gugatan yang diajukan membuat KPU setempat ikut menyiapkan sejumlah alat bukti yang nanti akan dibawa ke MK. “Makanya, kita buka kotak suara ini untuk mengambil dan mempersiapkan alat bukti di MK,” kata Ketua KPU Dharmasraya, Maradis, Selasa (11/6).

Ia menegaskan, pembukaan kotak suara tersebut dilakukan di gudang kantor KPU setempat. Dengan membukan seluruh kotak suara, khususnya kotak suara untuk Presiden dan DPR RI.

“Jumlah kotak suara yang akan dibuka itu sebanyak 667 unit yang dimulai dari kotak suara Presiden,” katanya.

Maradis menjelaskan, yang akan diambil dari dalam kotak suara tersebut, di antaranya formulir C1, C1 plano, DAA, DA 1 plano DA II dan menyusun tentang proses penghitungan suara tingkat KPPS dan PPK. “Formulir itu kita masukkan ke tempat penyimpanan. Formulir DA1 dan DAA1 merupakan alat bukti yang dibutuhkan dalam sengketa Pilpres dan Caleg,” ujarnya.

Gugatan yang dilakukan oleh PDI Perjuangan tambahnya, terkait tidak adanya caleg dari partai tersebut yang bertengger di kursi panas DPR RI atau di Senayan

“Karena calegnya Dapil Sumbar I, dan Dharmasraya, merupakan salah satu fokusnya, maka kita juga persiapkan itu,” jelasnya.

Meski komisioner Bawaslu tak satupun yang datang menyaksikan pembukaan kotak suara, dan diwakilkan kepada stafnya, namun KPU tetap melakukan koordinasi dengan Bawaslu.

“Yang hadir stafnya, namun kita sudah lakukan koordinasi dengan Bawaslu tentang rencana pembukaan kotak ini,” katanya.

Pembukaan kotak suara yang dilakukan mulai pada Selasa dan Rabu (11-12/6). selain disaksikan oleh komisioner KPU setempat, pembukaan juga diikuti oleh sejumlah pihak. diantaranya, pihak kepolisian dan Bawaslu Dharmasraya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Dharmasraya Budi Sanjoyo, saat dikonfirmasi via telfon serta via Whatsapp, terkait adanya gugatan partainya tentang tidak duduknya caleg petahana DPR RI, Alex Indra Lukman, tak ada jawaban. Hingga berita ini dibuat, Budi Sanjoyo yang juga wakil ketua DPRD Dharmasraya itu, tak memberikan jawaban. (g)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional