Menu

Gudang Penyimpanan BBM dan LPG Terbakar, 6 Rumah, 2 Mobil dan 1 Motor Ludes

  Dibaca : 927 kali
Gudang Penyimpanan BBM dan LPG Terbakar, 6 Rumah, 2 Mobil dan 1 Motor Ludes
PADAMKAN API— Petugas Damkar berupaya memadamkan api yang membakar gudang BBM dan LPG dengan mencampurkan detergen.

PAYAKUMBUH, METRO
Kebakaran hebat menghanguskan enam unit rumah dan tiga kendaraan bermotor di RT2 RW4 Kelurahan Napar, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Kamis (16/7) sekitar pukul 11.00 WIB. Diduga, api berasal dari salah satu rumah yang dijadikan sebagai gudang Bahan Bakar Minyak (BMM) jenis minyak tanah dan tabung LPG.

Warga setempat dibuat panik melihat api berkobar sangat besar. Bahkan, sempat terdengar bunyi ledakan beberapa kali. Bahkan, petugas Damkar yang datang ke lokasi dibuat kewalahan. Upaya pemadaman memakan waktu lebih dari dua jam, dan bahkan petugas mencampurkan detergen untuk menjinakkan api. Asap hitam pekat membumbung di langit Payakumbuh dan membuat masyarakat berbondong-bondong menyaksikan proses pemadaman.

Masyarakat yang rumahnya berada dekat dari lokasi kebakaran, bahkan sempat mengeluarkan barang-barang yang ada di dalam rumahnya karena takut api merambat ke bangunan rumahnya. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 11 unit mobil pemadam didatangkan ke lokasi, yang berasal dari kabupaten kota terdekat. Secara terus menerus dilakukan penyemprotan, api pun akhirnya bisa dipadamkan.

Setelah dipadamkan, baru terlihat adanya bekas-bekas drum berinis minyak tanah dan tabung gas LPG yang sudah menghitam akibat terbakar. Setidaknya, enam unit rumah yang terdiri dari satu rumah induk dan lima unit rumah kontrakan ludes terbakar. Selain itu, dua mobil dan satu sepeda motor habis terbakar. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa naas itu, namun ditaksir kerugian mencapai Satu milyar rupiah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Satpol PP Kota Payakumbuh, Devitra menyebutkan, diduga sumber api berasal dari salah satu rumah milik Mak Inar atau Mak Ineh (70) yang dijadikan gudang BBM, kemudian api merambat ke rumah warga di sekitar lokasi kejadian.

“Mobil pemadam datang dari Kota Bukittinggi, Tanah Datar, Padangpanjang, Agam, Limapuluh Kota, dan Payakumbuh sudah berjibaku melakukan pemadaman. Dua jam api baru bisa dikendalikan dan dipadamkan. Kebakaran ini meludeskan enam rumah, dua mobil dan satu sepeda motor,” kata Devitra.

Hingga kini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, namun dari informasi yang beredar di lapangan disebutkan Devitra api berawal dari mesin genset yang ada dalam Rumah. Sehingga api dengan cepat menyala dan membesar lalu menghanguskan seisi rumah.

“Kondisi sekarang sudah padam. Kronologi masih dalam pemeriksaan pihak kepolisian. Untuk memadamkan api, 11 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Tidak hanya dari Kota Payakumbuh, mobil pemdam kebakaran juga didatangkan dari kabupaten dan kota lainnya di Sumbar. Karena ada drum berisi BBM, kami kesulitan untuk memdamkan api. Tapi, alhamdulillah korban tidak ada,” ungkap Devitra.

Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan melalui Kasatreskrim AKP M Rosidi menyebut, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dirinya tidak mau berspekulasi terkait penyebab asal api dan untuk memastikan penyebabnya tentu pihaknya akan memintai keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan bukti.

“Terkait dugaan di rumah itu dijadikan tempat penyimpanan BBM dan LPG, itu mengantongi izin. Memang di rumah itu dijadikan agen LPG. Lokasi sudah kita pasang garis polisi demi kepentingan penyelidikan kami,” pungkas AKP Rosidi. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional