Close

Gudang Keramik Ludes Terbakar di Lubuk Begalung

KEBAKARAN— Petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memadamkan api yang membakar gudang keramik.

PADANG, METRO–Gudang yang berisi barang dagangan keramik mengalami kebakaran di kawasan By Pass Pegambiran Ampalu, Kecamatan Lubuk Begalung, pada Selasa malam (10/5). Kebakaran itu pun sempat membuat warga sekitar panik lantaran kebakaran itu mengeluarkan asap tebal yang sangat menyengat.

Apalagi, saat kebakaran terjadi, gudang keramik dalam kondisi tutup dan tidak ada lagi aktivitas. Tak lama berselang, sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran milik Pemko Padang tiba di lokasi. Hampir satu jam berjibaku, kebakaran itupun berhasil dipadamkan.

Kepala Bidang Operasi (Kabid Ops) dan Sarana Prasarana (Sarpras) Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Sutan Hendra mengatakan, pihaknya awalnya mendapat laporan kebakaran terjadi di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog). Namun, setelah tiba di lokasi, ternyata yang terbakar merupakan gudang keramik.

“Yang terbakar gudang keramik. Setelah tiba di lokasi, kami langsung melakukan pemadaman agar api tidak menyebar ke seluruh bangunan gudang maupun kotak-kotak keramik,” ungkap Sutan Hendra.

Dijelaskan Sutan, luas area yang terbakar 20×25 meter, dan objek terbakar merupakan gudang yang berisikan keramik dalam kemasan. Pada kejadian ini, hanya menimbulkan kerugian materil dan dipastikan tidak ada korban jiwa.

“Dugaan sementara belum bisa dipastikan, gudang saat kejadian ditinggal dalam keadaan kosong, berdasarkan keterangan pemilik gudang. Saat kebakaran, memang sempat mengeluarkan asap tebal dengan bau menyengat,” ujar Sutan.

Selain itu, dikatakan Sutan, untuk memadamkan api, pihaknya mengerahkan tujuh unit armada dengan 40 personel dengan lama pemadaman mencapai 45 menit.

“Api sudah dapat dipadamkan. Selama proses pemadaman tidak ada kendala. Untuk penyebabnya, kita serahkan kepada Polisi untuk menyelidikinya,” tutur Sutan. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top