Menu

Gudang Dinas Tanhorbun Sumbar Terbakar, Arsip hingga Obat-obatan Tanaman Ludes

  Dibaca : 140 kali
Gudang Dinas Tanhorbun Sumbar Terbakar, Arsip hingga Obat-obatan Tanaman Ludes
KEBAKARAN— Petugas Damkar berjibaku memadamkan api yang membakar Gudang milik Dinas Pertanian Sumbar, Kamis (5/8).

PADANG, METRO–Gudang milik Dinas Tanaman Pangan Hor­tikul­tura dan Per­ke­bunan (Distanhorbun) Sumatra Barat (Sum­bar) yang berada di Jalan Flamboyan, RT 01 RW 02, Kelurahan Flamboyan Baru, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang tiba-tiba me­nga­lami kebakaran, Kamis (5/8) sekitar pukul 15.00 WIB.

Diketahui, gudang yang terdiri dari empat ruangan tersebut berisikan arsip-arsip dan obat-obatan un­tuk tanaman ludes dilahap si jago merah. Bahkan, tiga unit sepeda motor yang berada di dalam gudang habis terbakar dan hanya meninggalkan besi rangka saja.

Mendapat laporan ada­nya kebakaran, Dinas Pe­madam Kebakaran (Dam­kar) Kota Padang langsung mengerahkan anggota dan armadanya ke lokasi. Lan­taran gudang yang terba­kar letaknya tidak jauh dari kantor Dinas Damkar, petu­gas cepat datang hingga proses pemadaman ber­lang­sung lebih dari satu jam.

Salah seorang pemuda setempat, Albert (30) me­nga­takan, gudang tersebut berisi material yang mu­dah terbakar. Saat terjadi kebakaran, Albert sedang berada di Balai Pemuda. Ke­mudian, dia melihat asap tinggi dari arah gu­dang. Setelah dicek, ter­nyata gudang dan sisinya mengalami kebakaran.

“Isinya berupa doku­men seperti kertas-kertas dan alat-alat pertanian seperti mesin bajak yang sudah tidak terpakai. Kalau tidak salah, gudang terse­but terdiri dari empat blok. Semuanya terbakar,” kata­nya.

Albert mengaku belum mengetahui secara detail peristiwa kebakaran itu. Tetapi setelah api makin membesar, ia bersama warga lainnya berupaya memadamkan api agar tidak menjalar kerumah warga.

“Darimana apinya be­ra­sal kami belum tahu. Na­mun sebelum tim pe­ma­dam kebakaran datang, api sudah membesar,” imbuh­nya.

Kepala Dinas pema­dam kebakaran (Damkar) kota Padang Dedi Heinidal di lokasi mengatakan, pi­hak­nya mendapatkan lapo­ran adanya kebakaran pa­da pukul 15.05 WIB dan lang­sung menerjunkan sa­tu unit armada ke lokasi.

“Kami dapat informasi ada kebakaran di Flam­boyan, sehingga kami me­ngi­rimkan satu unit arma­da terlebih dahulu, namun di perjalanan ternyata api terlihat membesar sehing­ga diterjunkan enam armada lainnya. Total ada 7 unit armada yang kami terjunkan,”katanya.

Dikatakannya, untuk penyebab terjadinya keba­karan, pihaknya menye­rah­kan sepenuhnya ke­pa­da pihak kepolisian. “Yang terbakar gudang dinas per­ta­nian disini ba­nyak fungi­sida atau pes­ti­sida dan juga banyak arsip, se­hing­ga cukup menyu­lit­kan sela­ma proses pema­da­man karena banyak ker­tas-ker­tas,”tuturnya.

Sementara itu objek yang terbakar kata Dedi, terdiri dari empat petak ruangan serta tiga unit sepeda motor dinas yang sudah tidak terpakai. “Se­lain itu gudang ini juga ber­sebelahan dengan asrama polisi, sehingga tadi untuk berjaga-jaga kami standby kan 1 unit di Jalan raden saleh, sampai betul-betul yang terbakar bisa di ata­si,”imbuhnya.

Terpisah, Kanit SPKT Polresta Padang Ipda Dwi Jatmiko masih belum bisa menjabarkan penyebab pasti serta kerugian yang ditimbulkan dari keba­ka­ran, lantaran menunggu koor­dinasi dengan pihak dinas provinsi.

“Dugaan sementara dan kerugian masih dalam penyelidikan si. Di dalam diketahui sudah tidak ada aliran listrik, sehingga ma­sih dalam penyelidikan apa­kah karena cuaca pa­nas sehingga menye­bab­kan zat yang ada di dalam­nya terbakar. Untuk se­men­tara, kita pasang garis polisi di lokasi kejadian,” jelasnya.

Tak Ada Bahan Kimia Dalam Gudang

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanhor­bun) Sumatra Barat (Sum­bar) Syafrizal membantah adanya bahan kimia di gudang yang terbakar ter­sebut. Pernyataan itu ber­banding terbalik dengan pernyataan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Dedi Henidal yang menyebut ada bahan kimia di dalam gudang yang me­nyebabkan api lama dipa­dam­kan.

“Iya benar, tadi saya baru dapat informasi bah­wa gudang kami yang be­ra­da di Jalan Flamboyan ter­bakar. Gudang itu ha­nya menyimpan sejumlah dokumen yang diarsipkan di sana. Selain itu, di dalam gudang juga terdapat se­jum­lah barang elektronik dan kendaraan dinas yang su­dah rusak,” ungkap Sya­fri­zal.

Ditegaskan Syafrizal, di gudang yang terbakar itu sama sekali tidak ada di­sim­pan bahan kimia, dan juga tidak ada arsip pen­ting. Lalu, untuk penyebab kebakaran, pihaknya be­lum mendapatkan infor­masi­nya dari polisi, terma­suk total kerugian yang ditaksir.

“Di sana semanya ha­nya ada AC yang sudah ru­sak, motor yang sudah ru­sak, kemudian arsip lapo­ran, arsip petunjuk, kwitansi tahun lama, 2005 keatas, tidak ada arsip yang baru. Kami masih menunggu informasi dari pihak kepo­lisian untuk memastikan penyebab kebakaran,” pung­­kas­nya. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional