Menu

Gubernur: Target Sekolah Swasta Adalah Keluarga Mapan

  Dibaca : 40 kali
Gubernur: Target Sekolah Swasta Adalah Keluarga Mapan
M Ali Ramdhani

PDG.PANJANG, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat Mahyeldi mengatakan sekolah swasta harus me­nar­getkan siswa dari ke­luarga-keluarga yang me­lek pendidikan dan me­miliki kemampuan secara ekonomi. “Salah satu cara untuk bisa menarik per­hatian dari keluarga mam­pu ini adalah dengan me­miliki keunggulan secara kualitas dan jaminan bah­wa lulusannya nanti bisa lebih baik daripada ta­matan sekolah negeri,” katanya saat menghadiri Lokakarya dan Rapat Kerja tahun ajaran 2021-2022  SDIT Ma’arif Padang Pan­jang, Selasa (6/7)

 “Dengan keunggulan dan jaminan itu diyakini akan banyak masyarakat yang tertarik menye­kolah­kan anak di sekolah s­was­ta,” katanya.

Mahyeldi mengatakan sekolah swasta memiliki potensi yang sangat besar untuk memiliki kualitas lebih baik dari sekolah pemerintah karena bisa mengumpulkan uang lebih banyak berdasarkan kese­pakatan bersama orang tua siswa.

Ia meyakini tingginya biaya pendidikan di seko­lah swasta yang akan ber­banding lurus dengan kua­litas pendidikan yang dibe­rikan.  “Hal inilah yang harus diambil peluangnya oleh sekolah-sekolah s­wasta,” ujarnya.

Sebelumnya ada kon­sep sekolah swasta untuk siswa yang kurang mampu. Secara konsep sangat baik. Namun ternyata pada a­khir­nya sekolah-sekolah tersebut tetap bergantung kepada pemerintah. Pola itu harus diubah. Sekolah s­wasta targetnya bukan lagi orang tidak mampu, tetapi orang yang mampu secara ekonomi dan me­miliki per­hatian yang lebih bagi pen­didikan anak-anak­nya.

Mahyeldi memprediksi ada sekitar 30 persen ma­syarakat Sumbar yang me­menuhi syarat itu.  Semen­tara untuk siswa kurang mampu, menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memberikan pendidikan yang layak.

“Kepastian dalam pen­da­patan akan memberikan rasa nyaman bagi guru-guru dan mereka bisa full dalam memberikan pem­belajaran sehingga kua­litas anak-anak yang lulus dari sekolah tersebut pun bisa terjamin,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Pa­dang Panjang M. Ali Ta­brani memgatakan rapat kerja dan lokakarya pen­ting artinya untuk menja­min kualitas pendidikan di sekolah swasta. “Perlu ada perencanaan yang ma­tang untuk menetapkan standar kualitas dan pendidikan di sekolah swasta. Perma­salahan dan persoalan yang terjadi pada tahun sebelumnya tidak boleh terjadi lagi pada tahun berikutnya. Hal itu bisa dibahas dan didiskusikan dalam rapat kerja dan loka­karya,” katanya. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional