Menu

Gubernur Sumbar : Tenaga Kesehatan di Sumbar Masih Kurang

  Dibaca : 134 kali
Gubernur Sumbar : Tenaga Kesehatan di Sumbar Masih Kurang
SAMBUTAN—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno berikan sambutan saat Launching Universitas Perintis Indonesia (Upertis) kemarin.

PADANG, METRO
Di tengah pandemi Covid-19, tenaga kesehatanlah sebagai garda terdepan dalam penanganan. Tak bisa dielakkan bahwa tenaga kesehatan paling rentan tertularnya virus yang berbahaya tersebut.

Bahkan kasus terpapar Covid-19 terkonfirmasi paling banyak adalah tenaga kesehatan. Hal ini tentu menjadi tantangan bagi tenaga kesehatan untuk lebih aware terhadap diri sendiri maupun lingkungan.

“Berbicara tentang penannganan kasus Covid-19, tentu diperlukan tenaga kesehatan yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, yang mumpuni dan siap menjawab tantangan tersebut,” ungkap Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno saat Launching Universitas Perintis Indonesia (Upertis) Padang, Senin (3/8).

Irwan Prayitno mengatakan, tenaga kesehatan di Sumbar masih kurang. Kurang dalam arti kata, bukan dari segi jumlah. Tetapi kurang dari segi kualitas atau mutu. Diakui Irwan Prayitno, kebutuhan terhadap tenaga kesehatan masih banyak. Walau pun pemerintah, moratorium penerimaan ASN di bidang kesehatan dan juga Menteri Pendidikan masih moratorium untuk mendirikan sekolah-sekolah kesehatan.

“Namun hakekatnya di lapangan, kita masih membutuhkan tenaga kesehatan. Walaupun ada yang menganggur, ini saya catat, bukan karena kurang kebutuhan, tapi yang menganggur kurang kualitas, kurang mutu,” kata Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno berharap dengan adanya Upertis Indonesia, dapat menghasilkan tamatan yang tidak menganggur, bermutu, serta bisa menjawab tantangan dan harapan ke depan.

Rektor Upertis Indonesia terpilih, dr. Apt Elfi Sahlan Ben menambahkan, kepercayaan dan kerjasama adalah modal untuk menjawab tantangan dari sebuah perguruan tinggi.

“Tanpa kepercayaan, tanpa kerjasama dari semua unsur, baik dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa maupun pemerintah daerah, semua tantangan itu tidak bisa kita lewati,” ucapnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Forkopimda, Walikota Padang, Ketua Yayasan, para rektor Universitas Negeri Kota Padang, petinggi lembaga keuangan, serta awak media baik cetak maupun elektronik. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional