Menu

Gubernur Sumbar Luncurkan PPDB TA 2021-2022, Calon Siswa harus Teliti Input Data

  Dibaca : 278 kali
Gubernur Sumbar Luncurkan PPDB TA 2021-2022, Calon Siswa harus Teliti Input Data

PADANG, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengimbau calon siswa yang akan men­­daftar di SMA/SMK melalui Pendaftaran Pene­rimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online, untuk lebih teliti dalam menginput data, agar tidak terkendala dalam proses pendaftaran. “Jangan salah dalam me­ngisi sekolah yang di­ingin­kan, alamat daerah tempat tinggal supaya tidak ada masalah,” kata Mahyeldi saat launching PPDB Online Tahun Ajaran (TA) 2021-2022, di Dinas Pendidikan Sumbar, Senin pagi (21/6).

Ia mengatakan PPDB online dilakukan agar ada percepatan dan kemu­da­han dan menghindari ke­luhan-keluhan dalam pro­ses pendaftaran. Sistem pendaftaran berbasis IT ini memberikan akses lang­sung bagi masyarakat, untuk mendapatkan infor­masi terkait pendaftaran sekolah baru.

Terkait daerah yang belum ada akses internet, ia meminta Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskomin­fotik) Sumbar untuk me­ngin­ventarisasi dan men­carikan solusi. Salah sa­tunya mungkin bisa me­man­faatkan jaringan inter­net di kantor pemerin­ta­han.Diharapkan pada ta­hun-tahun selanjutnya ti­dak ada lagi daerah yang terkendala dalam pen­daf­taran peserta didik baru akibat ketiadaan jaringan internet.

Tahun ini sistem yang digunakan dalam pene­rimaan peserta didik baru adalah sistem zonasi de­ngan memperhatikan jarak terdekat sekolah dengan tempat tinggal. Alokasi yang diberikan untuk zo­nasi tersebut menjadi yang terbesar yaitu 50 persen, diikuti alokasi dari jalur prestasi 30 persen, jalur afirmasi 15 persen dan jalur perpindahan orang tua 5 persen.

Mahyeldi meminta Ke­pala Cabang Dinas Pen­didikan pada delapan da­erah di Sumbar, mampu memberikan penjelasan dengan baik pada ma­sya­rakat tentang sistem pen­daftaran tersebut semua bisa memahami. “Pela­yanan di posko pengaduan juga harus mengede­pan­kan ciri pelayan publik yang ramah dan sopan,” kata­nya.

Kepala Dinas Pendi­dikan (Disdik) Sumbar, Adib Alfikri mengatakan peluncuran PPDB online itu dihadiri oleh 700 lebih ke­pala sekolah dan Kacabdin secara virtual.

Tahun ini aplikasi yang digunakan sudah disiapkan sejak jauh-jauh hari oleh Dinas Kominfotik dan tim IT. Kemudian untuk lebih memastikan kesiapannya, dilakukan dua kali uji­co­ba.”Semoga dengan demi­kian PPDB online kali ini jauh dari masalah teknis maupun non teknis,” kata­nya.

Ia mengatakan, untuk verifikasi data calon pe­serta didik, pihaknya be­kerja sama dengan Dinas Sosial Sumbar dan  DPP­KBKPS Provinsi Sumbar dan juga sudah dikoor­dinasikan dengan kabu­paten dan kota .”Kita juga meminta pendampingan dari Ombudsman untuk memaksimalkan pela­ya­nan pada masyarakat dan calon peserta didik,” ka­tanya

Panitian PPDB di Sum­bar kali ini tergabung dari empat OPD masing-ma­sing Disdik Provinsi Sum­bar, Diskominfotik Provinsi Sumbar, DPPKBKPS Pro­vinsi Sumbar, dan Dinas Sosial Provinsi Sumbar.  “Bagi daerah yang tidak bisa PPDB online, kita per­silahkan PPDB offline de­ngan mengikuti mekanis­me tersendiri. PPDB offline dilakukan di Kepulauan Mentawai, Mappattunggul Selatan dan daerah yg belum tercapai akses in­ternet. PPDB online di Sum­­bar akan dilaksana­kan dari 21 sampai dengan 26 Juni 2021,” ungkap­nya. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional