Menu

Gubernur Sumbar Harapkan Peran OJK, Perbankan Diharapkan Bantu Oksigen

  Dibaca : 55 kali
Gubernur Sumbar Harapkan Peran OJK, Perbankan Diharapkan Bantu Oksigen
Mahyeldi

PADANG, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat (Sumbar) Mahyeldi  me­minta Otoritas Jasa Ke­uangan (OJK) Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) ikut berperan menga­rah­kan dana program CSR perbankan atau lembaga keuangan lain, untuk mem­bantu ketersediaan stok oksigen.  “Bantuan oksigen ini sangat penting untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Provinsi Sumbar. Kita membu­tuh­kan seluruh skema yang memungkinkan untuk men­jaga ketersediaan stok oksigen. Termasuk melalui CSR. Kita berharap OJK bisa berperan,” kata Mah­yeldi, saat meninjau Vak­sinasi Massal Perbankan yang bertema “ Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit” di BRI Corporate University Campus, Padang, Kamis (15/7).

Mahyeldi mengatakan, belajar dari kondisi di Jawa kekurangan oksigen, jadi salah satu kendala dalam perawatan pasien Covid-19. Karena itu stok dan ketersediaan oksigen di Sumbar harus benar-benar siap untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan kasus.  “Sekarang bahan baku un­tuk oksigen dari Jawa su­dah mulai dikurangi. Ka­rena itu kita butuh solusi si lain dalam menyediakan stok oksigen di Sumbar,” katanya.

Terkait vaksinasi yang dilakukan oleh OJK ber­sama BRI, Mahyeldi me­nyampaikan apresiasi. Ka­rena vaksinasi salah satu upaya untuk meningkatkan imun tubuh agar tidak mu­dah terpapar Covid-19. Pemprov Sumbar, kata Mah­yeldi, terus berupaya me­ning­katkan capaian vaksi­nasi dengan berbagai cara. Di antaranya bekerjasama dengan TNI Polri, dan seka­rang ada dukungan dari OJK dan pihak perbankan. “Kita berharap dengan vaksinasi yang masif herd immunity bisa segera ter­capai. Sehingga roda pere­konomian pun bisa kembali pulih seperti sediakala,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menga­takan, hingga saat ini be­lum ada ilmu untuk mem­bunuh virus corona. Kare­na itu ada kemungkinan ke depannya virus ini akan tetap ada. Tetapi jika herd immunity tercapai, ma­nusia bisa hidup berdam­pingan dengan virus ini, seperti halnya dengan virus influenza.

Menurutnya, selain me­­ning­katkan imun dengan cara vaksinasi dan meng­konsumsi makanan yang bisa meningkatkan keke­balan tubuh, juga perlu ditingkatkan keimanan. Karena Indonesia adalah negara yang berketu­ha­nan.

Kepala OJK Perwakilan Sumbar, Yusri mengatakan vaksinasi yang dilakukan, adalah tindak lanjut dari perintah Presiden RI, agar industri jasa keuangan bisa menjadi sentral vaksinasi di Indonesia. Kementerian Kesehatan sudah me­nga­lo­kasikan vaksin bagi OJK dan Bank Indonesia dan industri jasa keuangan sebanyak 10 juta vaksin sampai Desember 2021. Untuk Kota Padang selama tujuh hari ke depan diha­rapkan capaian vaksinasi bisa mencapai 10.400 orang.

Vaksinasi yang diberi­kan oleh OJK tersebut ditu­jukan bagi BRI BNI, Bank Mandiri, BCA, CIMB Niaga dan pegawainya, keluar­ganya, nasabah dan ma­sya­rakat umum. “Mudah-mudahan dalam tujuh hari ke depan target 10400 vak­sinasi tersebut bisa ter­capai,” ujarnya.

Setelah Kota Padang vaksinasi yang diinisiasi OJK itu juga akan dilak­sanakan di seluruh kota dan kabupaten di Sumbar, dengan target  target 16 -17 ribu vaksinasi.

Ikut hadir dalam acara vakninasi massal per­ban­kan tersebut Kepala Per­wakilan BI Sumbar, Wahyu Purnama, Pimpinan Wi­layah BRI Padang, Wahyu Hidayat, Kepala Bank Man­diri Sumbar, Hary Joko Wibowo. Juga hadir, Ke­pala Cabang BCA Padang, Robert Siahaan, Kepala Cabang CIMB Niaga Pa­dang, Theliana, Wadan Lantamal II, Kolonel Ma­rinir, Freddy J.H Pardosi dan Kepala Dinas Kese­hatan Padang. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional