Close

Gubernur Sumbar: Cuaca Ekstrem, Waspada Bencana Banjir dan Tanah Longsor

PADANG, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat Mahyeldi mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya bencana banjir dan tanah longsor karena daerah itu sudah memasuki puncak musim hujan.

“Masyarakat yang berada di daerah rawan banjir dan tanah longsor harus ekstra waspada karena curah hujan yang tinggi,” katanya di Padang, Kamis.

Ia mengatakan telah memerintahkan BPBD Sum­­bar untuk mengkoordinasikan kesiapan seluruh personel BPBD baik di pro­vinsi maupun di kabupa­ten/kota agar bisa merespon cepat jika terjadi bencana.

“Semua personel harus siaga jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Harus bisa bergerak cepat me­ngantisipasi supaya tidak jatuh korban,” ujarnya.

Kalaksa BPBD Sumbar, Jumaidi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan kabupaten/kota menyusul peringatan dini dari BMKG yang menyebut Sumbar memasuki puncak musim hujan.

“Kita ingatkan perso­nel agar selalu siaga, was­pada dan menjaga komunikasi serta koordinasi untuk me­ngantisipasi semua potensi bencana terutama banjir, tanah longsor dan a­ngin puting beliung,” ujar­nya.

BPBD Sumbar mencatat dalam rentang 11-17 November 2022 telah terjadi 25 kejadian bencana di berbagai daerah di provinsi itu masing-masing enam kejadian banjir, 8 kejadian pu­ting beliung dan angin kencang serta 11 kejadian tanah longsor.

Daerah yang terkena bencana diantaranya A­gam, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Kepulauan Mentawai, Ka­bupaten Solok dan Padang Panjang. Dari 25 kejadian bencana itu terdata empat unit rumah rusak akibat longsor, 11 unit rumah rusak akibat puting beliung, satu hektare lahan pertanian tertimbun longsor dan sekitar 2.999 rumah terendam banjir. “Nilai kerugian akibat bencana masih da­lam penghitungan,” ujar­nya. (fan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top