Menu

Gubernur Sumbar Bersedia Menemui Mahasiswa, Rabu Depan, Mahasiswa Demo Lagi

  Dibaca : 247 kali
Gubernur Sumbar Bersedia Menemui Mahasiswa, Rabu Depan, Mahasiswa Demo Lagi
BERTEMU—Kordinator Pusat Aliansi BEM Sumbar, Ismail Zulkarnain, bersama perwakilan mahasiswa lainnya bertemu Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Sabtu (28/9) (swari arfan/posmetro

PADANG, METRO – Mahasiswa Sumbar yang tergabung dalam Aliansi Badan Ekesekutif Mahasiswa (BEM) se-Sumatera Barat (Sumbar) kembali menggelar aksi demontrasi, Rabu depan (2/9). Rencana aksi tersebut diungkap Kordinator Pusat Aliansi BEM Sumbar, Ismail Zulkarnain, saat dirinya bersama perwakilan mahasiswa lainnya bertemu Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Sabtu (28/9). Hadir menyaksikan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar, Siti Aisyah, Kepala Kesbangpol Provinsi Sumbar, Nazwir, Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Jasman Rizal dan Kepala Satpol PP Provinsi Sumbar, Dedy Diantolani.

Ismail mengatakan, aksi demontrasi terkait isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan isu lainnya. Namun aksi demontrasi nantinya tidak terkait dengan isu menolak revisi UU KPK dan RUU KUHP. Aksi demontrasi nanti akan melibatkan 28 BEM Perguruan Tinggi –se Sumbar. Ismail menegaskan, dirinya akan menjamin demontrasi nanti tidak akan berlangsung anarkhis. “Saya atas nama Aliansi BEM Sumbar, menjamin tidak akan rusuh,” tegas Ismail.

Menyikapi rencana aksi demontrasi mahasiswa nanti, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menegaskan, dirinya bersedia untuk menemui mahasiswa dalam aksi demontrasi. Persetujuan itu disepakati antara dirinya dengan 20 perwakilan mahasiswa dalam pertemuan tersebut.

Dalam pertemuan, pembicaraan sempat alot, terkait tuntutan mahasiswa yang dinilai kurang relevan. Apalagi sejumlah tuntutan bukan berada dalam kewenangan Gubernur Sumbar. “Secara pribadi dan selaku Gubernur Sumbar saya sangat mendukung aksi mahasiswa. Itu menunjukan mereka peduli. Hanya saja mereka perlu memahami aturan. Itu yang saya tekankan, kalau soal ingin bertemu akan saya penuhi,” sebut Gubernur Irwan Prayitno.

Dikatakannya, sebenarnya semua tuntutan mahasiswa itu tidak relevan, karena kebakaran hutan penyebabkan bukan di Sumbar, tapi provinsi tetangga. Benar ada sejumlah titik di Sumbar, itu hanya ulah oknum masyarakat, tapi tidak berdampak.”Yang berdampak itu kebakaran lahan di provinsi tetangga, jelas itu bukan kewenangan Pemprov Sumbar,” ujarnya.

Meskit begitu, Irwan tetap bersedia untuk menemui mahasiswa nantinya. Dengan catatan tidak ada aksi tanda tangan sesuatu yang bertentangan dengn konstitusi. “Iya nanti akan kita temui, akan sediakan waktu saya, jika ada agenda akan saya tunda, atau wakilkan pada yang lain,”ulasnya.

Dijelaskan pada aksi sebelumnya, dirinya memastikan dirinya memang sudah menjalankan agenda yang sudah tersedia. Tidak ada niat untuk menghindar. Kemudian aksi kedua dirinya bersedia menerima perwakilan, mahasiswa juga tidak mau datang. Maunya didatangi gubernur.

Dalam pertemuan itu, Ismail Zulkarnain selaku perwakilan mahasiswa mengaku ada miskomunikasi saat gubernur bersedia menerima mahasiswa.

Menurutnya, kesediaan waktu itu adalah bersedia datang dalam aksi, bukan perwakilan. Meskipun demikian, mahasiswa menyepakati untuk menggelar aksi lagi. Dan tidak akan membuat surat di luar kewenangan gubernur untuk ditandatangani.

“Benar, kami akan menggelar aksi lagi. Kami sudah bertemu dengan gubernur, beliau bersedia untuk menemui kawan-kawan mahasiswa pada aksi nanti,”ungkapnya. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional