Close

Gubernur Sumatera Ba­rat Dukung Pemerataan Akses BBM ke Pelosok melalui Pertashop

KUNJUNGAN PERTAMINA— Gubernur Sumbar Mahyeldi didampingi Kepala Dinas ESDM Heri Martinus, menerima kunjungan PT Pertamina, Senin (4/10).

PADANG, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat Mahyeldi mendukung pe­mera­taan akses bahan bakar minyak atau BBM bagi masyarakat di pelosok daerah melalui per­tashop.

“Pertashop mem­be­rikan akses bagi masya­ra­kat di pe­losok daerah un­tuk menda­patkan akses ter­hadap BBM yang ber­kua­­litas dengan harga yang sama dengan SPBU. Ini­ tentu akan memu­dah­kan bagi masyarakat,” kata­nya saat menerima au­diensi perwakilan PT. Per­tamina di Istana Gu­ber­nur dengan didampingi Ke­pala Dinas ESDM Sumbar, Heri Mar­tinus Senin (4/10).

Ia mengatakan masya­ra­­kat yang berada di pelo­sok sulit mendapatkan BBM karena jarak dengan SPBU yang cukup jauh. Sementara membeli di pen­jual minyak eceran harganya lebih tinggi.

Karena itu Pertashop bisa menjadi salah satu solusi agar semua mas­ya­rakat baik di kota maupun di pelosok daerah bisa mendapatkan akses yang sama terhadap BBM. Per­ta­shop juga tidak menjadi sa­ingan bagi SPBU karena hanya di izinkan untuk memiliki satu dispenser yang bisa dipilih antara per­tamax atau dexlite.

Selain itu jarak antara SPBU dengan Pertashop minimal lima kilometer sementara antar per­ta­shop minimal dua kilometer untuk menjaga tidak terjadi persaingan.

Selain menguntungkan ma­syarakat, Pertashop juga me­m­be­rikan kesem­patan bagi ko­e­rasi, pesan­tren maupun BUMD untuk memiliki usaha yang pada akhirnya akan meng­gerak­kan perekonomian.

Sementara perwakilan Per­tamina mengatakan saat ini sudah ada 185 titik Pertashop di Sumbar dari 300 titik yang ditar­getkan pada tahun ini.

Masing-masing Per­ta­shop mendapatkan paso­kan 3 ton Pertamax atau dexlite per­minggu sesuai kebutuhan. Jika penjualan lebih banyak, pa­sokan itu bisa ditambah.

Pertashop juga bisa di­man­faatkan untuk men­jangkau ma­syarakat nela­yan di pinggir pan­tai se­hingga tidak ke­ku­rangan pa­sokan saat melaut. “In­ves­tasi untuk mendirikan satu Pertashop Rp250 juta di luar tanah,” ujarnya. (fan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top