Menu

Gubernur Raih Anugerah KPAI 2020, Sumbar Sukses dalam Penyelenggaraan Perlindungan Anak  

  Dibaca : 266 kali
Gubernur Raih Anugerah KPAI 2020, Sumbar Sukses dalam Penyelenggaraan Perlindungan Anak  
PENGHARGAAN— Menko PMK RI, Muhajir Effendy, menyerahkan penghargaan KPAI kepada Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Rabu (22/7), pada momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2020.

PADANG, METRO
Pemprov Sumbar di bawah kepemimpinan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, dinilai Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), memiliki komitmen terhadap perlindungan anak di Indonesia.

Atas komitmen yang telah dilaksanakan, KPAI memberikan penghargaan kepada Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, sebagai daerah terbaik kategori komitmen dalam penyelenggaraan perlindungan anak dan melaporkan capaian berbasis Sistem Informasi Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan (SIMEP).

Penyerahan penghargaan dilaksanakan secara virtual oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhajir Effendy, kepada Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Rabu (22/7), pada momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2020.

Selain kepada Gubernur Sumbar, KPAI, juga memberikan penghargaan kepada empat pemerintah provinsi lainnya. Yakni, Pemprov Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, DI Yogyakarta dan Aceh.

Juga ada penyerahan sejumlah penghargaan beberapa kategori nominasi. Di antaranya, kementerian/lembaga yang berkomitmen dalam penyelenggaraan perlidungan anak, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, lembaga penegak hukum, KPAD kabupaten/kota. Selain itu, juga ada kategori nominasi bagi forum anak kepedulian terhadap Covid-19, profesi peduli anak, serta pemberian penghargaan khusus pada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno bersyukur atas penghargaan yang telah diterimanya. Apalagi penghargaan tersebut diterimanya disaat pandemi Covid 19.  “Terima kasih kepada KPAI yang telah memberikan anugerah ini. Penghargaan ini jadi motivasi kita, bagaimana perlindungan terhadap anak menjadi hal yang penting dalam kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara,” ujar Irwan Prayitno seusai acara vicon virtual pemberian Anugerah KPAI 2020, Rabu (22/7).

Irwan Prayitno juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dedikasi terhadap kemajuan pelaporan kegiatan perlindungan anak di Provinsi Sumbar. Termasuk juga kerjasama Pemprov Sumbar dengan KPAI Sumbar, yang memiliki komitmen dalam penyelenggaraan perlindungan anak.

Irwan Prayitno menyebutkan, Pemprov Sumbar telah berkomitmen melakukan usaha-usaha perlindungan terhadap anak dalam bentuk kebijakan-kebijakan, sosialisasi dan upaya pencegahan. Selain itu, juga memberikan penguatan kepada lembaga dan masyarakat, serta memberikan perlindungan khusus anak.”Anak adalah masa depan bagi bangsa ini. Khusus kekerasan terhadap anak, Alhamdulillah, tahun ini jumlah kasusnya menurun,” ungkapnya.

Selain komitmen dalam penyelenggaraan perlindungan anak, Anugerah KPAI tahun 2020 ini menyerahkan penghargaan atas upaya Pemprov Sumbar melaporkan capaian berbasis SIMEP. Pemberian penghargaan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas, sesuai mandat Pasal 76 Undang-Undang No. 35 tahun 2014. Tujuannya, agar pemerintah dan masyarakat dalam penyelenggaraan perlindungan anak, dapat memberikan kualitas yang lebih baik.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Bintang Puspayoga mengatakan, selama beberapa tahun terakhir, inovasi di bidang perlindungan anak terus digiatkan. Anugerah KPAI Tahun 2020 kepada lembaga dan instansi hingga individu yang memiliki komitmen terhadap perlindungan anak di Indonesia.

Anugerah KPAI 2020 ini dijadikan momentum refleksi terhadap komitmen perlindungan anak di Indonesia. “Anugerah diberikan kepada kementerian/lembaga yang memiliki komitmen terhadap perlindungan anak dan pelaporan berbasis SIMEP. Kemudian juga kepada pemerintah provinsi yang memiliki komitmen terhadap perlindungan anak dan pelaporan berbasis SIMEP, “ ujarnya.

Adapun yang menjadi pedoman penilaian oleh KPAI adalah, aspek kebijakan, aspek kelembagaan dan SDM. Selain itu, juga aspek program dan anggaran, serta aspek penanganan kasus.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Sumbar, Besri Rahmad mengatakan, bentuk komitmen Pemprov Sumbar terhadap penyelenggaraan perlindungan anak, khususnya anak berkonflik hukum (anak sebagai korban,  pelaku dan saksi), yakni, dengan telah ditetapkan Tim Penanganan Anak Berhadapan dengan Hukum Lintas Sektor tingkat Provinsi Sumbar tahun 2019, oleh Gubernur Sumbar.

Pembentukan tim ini ditindaklanjuti dengan beberapa kegiatan, yakni, rapat koordinasi, sosialisasi, workshop maupun konsolidasi terhadap pencegahan dan penanganan kasus.

Hasil dari kegiatan tersebut, dibuat laporan oleh masing-masing lintas sektor yg terkait kepada KPAI sebagai lembaga negara yang berfungsi sebagai Pengawasan Penyelenggaran Perlindungan Anak melalui aplikasi SIMEP. “Inilah yang dinilai oleh KPAI dan menjadi indikator untuk pemberian Anugerah KPAI tahun 2020,” ujarnya.

Peringatan HAN juga dihadiri oleh Menteri Agama, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Wakil Komisioner KPAI, Gubernur, Bupati/Walikota seluruh Indonesia, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak seluruh Indonesia. (adv)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional