Menu

Gubernur Nilai Peternakan Air Runding Cukup Produktif

  Dibaca : 398 kali
Gubernur Nilai Peternakan Air Runding Cukup Produktif
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Bupati Pasbar Yulianto meninjau UPT Peternakan Air Runding milik Pemprov Sumbar di Pasbar

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno menilai, UPT Peternakan Air Runding di Kecamatan Parit Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), sangat produktif mengembangkan ternak sapi. “Saat ini ada sekitar 370 ekor sapi di UPT Peternakan Air Runding di atas lahan 20 hektare. Ini sangat produktif untuk pembibitan ternak sapi,” kata Irwan, saat meninjau UPT Peternakan Air Runding milik Pemprov Sumbar di Pasbar, kemarin.

Ia mengatakan sapi yang dikembangkan adalah jenis sapi lokal seperti sapi Pessel dan sapi Bali. Menurutnya yang namanya pengembangan makhluk hidup tentu ada yang hidup dan mati. Baru beberapa hari yang lalu satu ekor sapi mati. “Satu ekor anak sapi mati dan itu dimaklumi dengan jumlah 370 ekor sapi. Mudah-mudahan ke depannya tidak ada lagi yang mati,” harap Irwan.

Ia menyebutkan, pernah pada 2016 ada wabah menyerang ternak sapi di kawasan Sumatera yakni wabah jembrana. Saat ini wabah itu tidak ada lagi dan mudah-mudahan tidak datang lagi karena membuat sapi mati mendadak.

Untuk pemenuhan kebutuhan sapi bagi masyarakat saat ini belum terpenuhi karena satu hari saja kebutuhan sapi di Sumbar sekitar 100 ekor. “Kita berharap tentu masyarakat ikut memelihara ternak sapi karena pakan untuk ternak sangat mendukung dan tersedia. Kita mendorong satu petani satu sapi,” kata Irwan.

Ia menilai selain bisa menambah produktivitas sapi juga bisa menambah penghasilan petani. “Kita berharap untuk pengembangan sapi di Sumbar harus didukung oleh semua pihak untuk pemenuhan kebutuhan daging di Sumbar,” harap Irwan.

Khusus untuk UPT Air Runding Parit Koto Balingka Pasaman Barat produktifitasnya sangat baik karena untuk kapasitas lahan 20 hektare dengan jumlah ternak 370 ekor sudah memadai. “Mudah-mudahan sapi Air Runding ini menjadi penyangga ketersediaan daging di Sumbar,” harap Irwan.

Bupati Pasbar Yulianto menilai penerapan new normal sudah berjalan dengan baik. Namun, masyarakat di minta tetap mendengarkan dan patuhi himbaun pemerintah dalam pencegahan Covid-19.  Seperti kita lihat tadi di pasar dan masjid, penerapan new normal sudah berjalan dengan baik, masyarakat sudah beransur memahami apa itu new normal.

Harapan kita juga, bagaimana pertenakan sapi ini bisa berkembang biak sesuai ke inginan kita karena ini suatu program pemerintah bagaimana mencukupi kebutuhan sapi yang ada di Sumbar maupun Pasbar, “ ungkap Yulianto. Saat peninjauan UTP Peternakan itu Gubernur Sumbar didampingi Bupati Pasaman Barat Yuluanto, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pihak terkait lainnya. (end)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional