Close

Gubernur Mahyeldi Tinjau Pembangunan Normalisasi Batang Tapan

PEMBANGUNAN TANGGUL BANJIR— Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah meninjau proyek pembangunan tanggul banjir Batang Tapan Minggu (22/1), foto bersama dengan pengurus Pokdarwis NABITA. .

PAINAN, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat, Mahyeldi Ansharullah meninjau proyek pemba­ngunan tanggul banjir Batang Tapan yang terletak di Nagari Binjai Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Minggu (22/1). Selain melakukan peninjauan Gubernur juga meresmikan lokasi tersebut sebagai destinasi wisata baru yang diberi nama Wisata Air Nabita.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi me­ngatakan, awalnya lokasi tersebut dibangun hanya untuk tanggul banjir Batang Tapan yang mana pada saat ini sedang dalam pe­ngerjaan. Namun karena pemandangannya yang indah, lokasi tersebut ba­nyak dikunjungi masyarakat untuk berwisata.

“Ini berkah, karena su­ngainya sering meluap, kita normalisasi. Ternyata, bisa jadi destinasi wisata baru, sekalian saja kita resmikan namanya,” ujar Mahyeldi.

Gubernur menuturkan, sepanjang tahun 2022, Pemerintah Provinsi Suma­tera Barat (Pemprov. Sumbar) melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PS­DA) telah menormalisasi sungai dengan total sepanjang 6,4 km, normalisasi Batang Tapan termasuk diantaranya. Sedangkan untuk desa wisata menurut data Dinas Pariwisata Pro­vinsi Sumatera Barat tahun 2022, di Kabupaten Pesisir Selatan ada sebanyak 30 desa wisata dengan rincian kategori status rintisan 28 desa dan berkembang 2 desa.

“Pemprov. Sumbar terus berupaya membangun fasilitas infrastruktur, apa­lagi pada daerah rawan bencana, kami sangat serius,” ungkap Gubernur Mahyeldi.

Ia menambahkan, pemandangan disini bagus, potensi untuk pariwisata sangat terbuka, apalagi daerah ini adalah segitiga emas jalur ekonomi antara Kabupaten Pesisir Selatan, Sungai Penuh dan Muko-Muko. Kita tinggal menjaga agar tetap nyaman untuk dikunjungi.

“Potensi wisata tempat ini besar, ekonominya hi­dup, kebersihan, kenyamanan, keamanan serta kelestarian lingkungan ha­rus diperhatikan sebagai poin utama pengemba­ngan pariwisata,” jelas orang nomor satu di Sumbar itu.

Mendukung hal tersebut, Camat Ranah Ampek Hulu Tapan, Agnes Dheno Arnas, mengatakan objek wisata yang berada di bagian selatan Kab. Pessel ini cukup ramai dikunjungi ketika akhir pekan.

“Selain masyarakat sekitar, pengunjung juga berasal dari beberapa dae­rah tetangga, seperti Ka­bupa­ten Muko-muko, Ka­bupa­ten Kerinci, Kota Sungai Penuh,” ungkap­nya.

Selain Gubernur, juga hadir pada kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Sumbar, H. Mochlasin, Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Prov Sumbar, Maifrizon, Anggota DPRD Kab. Pessel, Yusman, Forkopincam, Wali Nagari, Ketua KAN, Tokoh Ma­syarakat Binjai Tapan serta Pengurus Pokdarwis NABITA. (fan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top