Menu

Gubernur Mahyeldi Ajak Institusi dan Lembaga, Sukseskan Vaksinasi di Sumbar

  Dibaca : 56 kali
Gubernur Mahyeldi Ajak Institusi dan Lembaga, Sukseskan Vaksinasi di Sumbar
TINJAU VAKSINASI— Gubernur Mahywedli meninjau vaksinasi Covid-19 tahap III bagi mahasiswa, keluarga dan masyarakat di sekitar Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kementerian Kesehatan di Padang.

PADANG, METRO–Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mendorong seluruh instansi, organisasi dan lembaga kemasyarakatan di provinsi itu untuk ikut mensukseskan dan melaksanakan program vaksinasi  dengan melibatkan seluruh ang­gota berserta keluarganya. “Si­lah­kan langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi hingga kabupaten dan kota untuk mendapatkan vaksinasi guna mengantisipasi penyebaran CO­VID-19,” katanya saat meninjau vaksinasi COVID-19 tahap III bagi mahasiswa, keluarga dan masyarakat di sekitar Peliteknik Kesehatan (Poltekes) Kemen­terian Kesehatan di Padang, Rabu (7/7).

Gubernur menyebut stok vak­sin di provinsi itu masih men­cukupi setelah mendapatkan tambahan dari pusat. Karena itu vaksinasi bisa terus digencarkan.

Ia mengapresiasi Poltekes yang telah tiga kali menggelar vaksinasi untuk civitas aka­demi­ka dan pegawai serta maha­siswa yang disebutnya bisa men­jadi contoh yang baik bagi intansi lain.

Vaksinasi disebutkan sebagai salah satu upaya untuk me­ning­katkan imunitas tubuh hingga tidak mudah terpapar oleh CO­VID-19.

Ikhtiar itu wajib dilakukan agar penyebaran virus yang telah bermutasi tersebut bisa diken­dalikan.

“Kita harus memproteksi diri sendiri. Selain vaksinasi, juga harus mengkonsumsi makanan untuk meningkatkan imun serta taat protokol kesehatan,” kata­nya.

Direktur Poltekkes Kemenkes Padang Dr. Burhan Muslim, SKM, M.SI mengatakan sebagai salah satu UPT vertikal di bawah Ke­men­terian Kesehatan pihaknya di­minta untuk berperan dalam mem­percepat vaksinasi di da­erah.

“Vaksinasi penting untuk bisa mencapai health immunity se­hingga COVID-19 bisa diken­dalikan. Poltekkes berupaya men­dukung upaya itu semaksimal mungkin,” katanya.

Poltekkes Padang sudah me­la­kukan tiga kali vaksinasi untuk civitas akademika, pegawai, ma­ha­siswa dan sekarang bagi ma­syarakat sekitar kam­pus.“Se­bagai lembaga yang akan meng­hasilkan tenaga kesehatan, Pol­tekkes harus bisa menjadi model untuk mensukseskan kegiatan vaksinasi,” katanya.

Ia mendorong 2.300-an maha­siswa Poltekkes di Sumbar untuk mengikuti vaksinasi karena se­bagai calon tenaga kesehatan, ada tanggung jawab moral untuk menjadi contoh bagi masyarakat.

“Sebelum kita mengajak orang untuk vaksin, kita harus vaksin terlebih dulu,” ujarnya.

Selain itu, untuk melakukan praktek di Rumah Sakit sekarang juga dibutuhkan sertifikat vaksin. Artinya jika belum vaksin, tidak bisa praktek. Tanpa itu, tidak akan bisa lulus. Ikut hadir dalam acara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang dan Kepala Biro Admi­nistrasi Pimpinan Sumbar, Hefdi. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional