Close

Group  Randai Sasaran Alang Babega Diresmikan

FOTO BERSAMA— Anak Randai dari Alang Babega Tuwi Kuranji foto bersama usai diresmikan Sekum IPSI Padang Mulyadi Muslim.

PADANG, METRO–Bela diri tradisi pencak silat memang tak bisa terlepaskan dari seni tradisi Randai. Lazimnya, setiap sasaran pencak silat sekaligus memiliki group randainya. Karena, permainan dari gerakan randai tersebut berasal dari gerakan gerakan pencak silat.

Dalam upaya pelesta­rian nilai-nilai seni dan tradisi, Ketua Majelis Pertimbangan Adat (MPA) KAN Pauh IX Kuranji Irwan Basir Dt Rj Alam SH, MM meresmikan Group Randai Alang Babega Tuwi, Kuranji sekaligus pengukuhan pe­ngurus RW 03 Kelurahan Kuranji- Padang, Kamis malam (9/12). Hadir Ketua KAN Pauh IX Suardi Dt Rj Bujang  ninik mamak bajinih di Nagari Pauh IX Kuranji.

Ketua MPA KAN Pauh IX Irwan Basir Dt Rajo Alam mengatakan, program randai ini merupakan kegiatan positif anak nagari dalam peningkatan adat dan budaya. Selain itu pelestarian nilai-nilai kearifan lokal sebagai bentuk lokomotif estafet budaya kepada generasi millenial.

Irwan melanjutkan, sa­at ini generasi muda sudah banyak terdegredasi de­ngan arus pemikiran dan gaya hidup nafsi-nafsian. Nah, dengan  adanya group randai Alang Babega ini bisa merangkul dan mewarisi kembali pemahaman norma adat dan agama kepada generasi muda. Kaena nilai-nilai adapt dan agama tak bisa terlepaskan satu sama lainnya, karena seperti dua sisi mata uang.

“Group randai ini juga bisa menghilangkan generasi muda dari pengaruh negatif, penyakit masya­rakat seperti, Narkoba, tawuran dan pergaulan bebas. Nah, randai ini media yang pas,” ucap Irwan.

Maka dari itu, kegiatan positif anak nagari ini tidak bisa berdiri sendiri. Perlunya kebersamaan dan sa­tu-kesatuan semua sektor, baik ninik mamak, alim u­lama maupun pemerintah. Jika semuanya bersatu, insya Allah tujuan mulia akan terwujud.

Ketua KAN Pauh IX Kuranji Suardi Dt Rj Bujang, Ketua IPSI Kota Padang yang diwakili Sekretaris­nya Mulyadi Muslim, Anggota DPRD Sumbar H. Maigus Nasir, Kabid Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Disdibud Padang Amriman.

Kemudian juga turut hadir, Ketua FKAN Pauh IX yang diwakili Ketua Harian Erman Jamal. Selanjutnya juga dihadiri oleh Camat Eka Putra Buhari, Ketua LKAAM Kota Padang dan Lurah Kasma Efendi serta tokoh adat ninik mamak Kuranji.

Ketua KAN Pauh IX Kuranji Suardi Dt Rj Bujang mengapresiasi, Tapian  Ku­ranji yang merupakan Tapian Jambak Nan  Batujuh tetap melestarikan nilai-nilai seni dan permainan anak nagari. Sehingga, anak nagari tapian di Jambak Nan Batujuh tak akan tercerabut dari nilai-nilai adapt dan agama serta nilai –nilai kearifan local. “Sehingga anak nagari Pauh IX tetap terbentengi dari nilai-nilai adat, budaya dan agama, pertanda nagari tetap elok,” ujar Suardi.

Sekum IPSI Padang Mulyadi Muslim mengatakan, permainan seni tradisi Randai memang tak terlepas dari pencak silat. Dan dalam permianan randai memiliki pesan moral yang baik untuk generasi milleneal. “Karena dalam pesan moral dalam randai itu tak terlepas dari pesan pergaulan yang sesuai dengan nilai-nilai adat dan agama, agar  generasi selamat dunia dan akhirat,” ujar Mulyadi. (boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top