Close

Gratis, Selama Agustus Ada Vaksinasi Rabies Massal di Kota Padang Panjang

Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) melalui UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) kembali melaksanakan vaksinasi rabies secara massal selama sebulan, mulai 1 Agustus ini.

PDG.PANJANG, METRO–Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) melalui UPTD Pusat Kesehatan He­wan (Puskeswan) kem­bali melaksanakan vaksinasi rabies secara massal selama sebulan, mulai 1 Agustus ini. Vaksinasi rabies massal ini telah menjadi salah satu agenda rutin Dispangtan setiap ta­hun yang digelar secara gratis untuk masya­rakat Kota Padang Panjang yang memiliki hewan peliharaan penular rabies.

Kepala Dispangtan, A­de Nefrita Anas, M.P saat ditemui Kominfo, Senin (1/8), di ruang kerjanya me­ngatakan, kegiatan ini dilaksanakan 1-29 Agustus untuk mewujudkan Kota Padang Panjang yang bebas rabies.

“Vaksinasi rabies massal tahun 2022 ini akan dilaksanakan di 16 kelurahan yang ada di Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT) dan Kecamatan Pa­dang Panjang Barat (PPB),” sebutnya.

Ditambahkan Ade, kalau dulu waktu masih da­lam pandemi Covid-19 pe­laksanaan vaksinasi rabies massal ini dilakukan per-cluster (door to door). Se­karang pihaknya akan me­ngubah dengan mendirikan beberapa pos di setiap kelurahan yang mendapat jadwal vaksinasi.

“Kami terlebih dahulu informasikan kepada RT dan pihak kelurahan. Nanti tiap kelurahan akan ditentukan di mana pos pela­yanan vaksinasi rabies ini. Lebih kurang ada empat pos pelayanan yang kami sediakan nanti di tiap kelurahan,” tambahnya.

Sehubungan dengan itu, Ade mengimbau kepada seluruh masyarakat yang mempunyai hewan penular rabies (HPR) se­perti anjing, kucing dan kera, membawa hewan peliharaannya sesuai jadwal dan tempat-tempat yang telah ditetapkan RT ma­sing-masing. Sehingga pe­laksanaan vaksinasi rabies massal dapat dilakukan semaksimal mungkin.

Bagi HPR seperti anjing liar dan tidak bertuan, lanjut Ade, akan dilakukan pengamanan atau eliminasi oleh petugas dan ma­syarakat tidak berhak untuk menuntut ganti rugi. Hal ini bisa dilakukan kalau sudah ada surat dari kelurahan yang bersangkutan.

“Hewan liarnya terlebih dahulu akan kami amankan dan dikarantina di puskeswan selama tiga hari. Kalau memang tidak ada pemilik, maka akan dieliminasi oleh petugas. Namun sebelum itu, harus ada surat dari kelurahan bahwasannya hewan ter­sebut memang betul-betul liar tanpa ada pemiliknya. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Ditambahkan Ade, bagi masyarakat yang ingin hewan kesayangannya divaksinasi namun berhalangan hadir pada jadwal yang telah ditentukan, bisa mengikuti dijadwal tempat lain atau juga bisa datang langsung ke puskeswan. “Semua pelayanannya untuk masyarakat Kota Pa­dang Panjang gratis. Tak ada dipungut biaya sepe­ser pun,” tegasnya. (rmd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top