Menu

Gratis! Pemeriksaan IVA Ditanggung BPJS Kesehatan

  Dibaca : 92 kali
Gratis! Pemeriksaan IVA Ditanggung BPJS Kesehatan
PAPARAN— Petugas medis dr. Iza saat memaparkan dan memberikan sosialisasi terkait kanker serviks kepada warga yang menghadiri kegiatan itu.

LIMAPULUH KOTA, METRO – BPJS Kesehatan terus melakukan sosialisasi terkait deteksi dini kanker serviks kepada peserta program JKN-KIS. Melalui pemeriksaan IVA kepada perempuan usia produktif dapat mencegah kanker serviks sejak awal. Ini bentuk perlindungan kesehatan yang diberikan BPJS Kesehatan kepada masyarakat pengguna program JKN-KIS. IVA sendiri adalah Inspeksi Visual dengan Asam Asetat untuk mendeteksi sel kanker serviks. Pemeriksaan dapat dilakukan difasilitasi kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas.

”Deteksi dini kanker serviks. Kanker serviks pembunuh berbahaya. Dari tahun 2018 banyak sekali masyarakat yang memeriksakan dirinya. Karena kanker serviks bisa diobati, maka perlu deteksi sejak dini, jangan sudah stadium lanjut baru datang berobat,” sebut dr. Iza saat sosialisasi deteksi dini kanker serviks dihadapan ratusan kaum ibu di Kantor Walinagari Taram, baru-baru ini ketika kegiatan serimonial dan penandatanganan PKS Desa SWA JKN Taram.

Dokter Iza juga menyebut bahwa di dunia setiap satu menit ada satu kasus baru. Dan setiap dua menit ada satu kematian. Di Indonesia sendiri disampaikan dr.Iza yang sehari-hari bertugas melayani pasien di puskesmas, setiap hari muncul 41 kasus baru. Dan setiap hari ada 20 kematian ibu akibat kanker serviks.

”Untuk di Lima Puluh Kota sendiri sudah ada beberapa kasus terdeteksi. Dan di Indonesia setiap hari muncul kasus baru 41. Dan 20 kematian ibu akibat kanker serviks setiap hari. Dan memang menurut WHO 80 persen kasus kanker serviks terjadi di Negara berkembang,” sebut dokter Iza.

Meski mematikan, namun ratusan kaum ibu yang ikut dalam sosialisasi itu masih bisa bernapas panjang, sebab kanker serviks masih bisa diobati. Maka dari itu sebut dr. Iza perlu mengetahui sejak dini dengan melakukan pemeriksaan IVA. Sehingga dapat dicegah dan diobati sejak awal.

”Satu satunya kangker yang diketahui penyebabnya yaitu akibat virus yang beredar di darah. Ini bisa dicegah, sayangnya penderita baru datang kerumah sakit karena sudah stadium. Maka dari itu perlu pemeriksaan sejak dini,” sebut dr. Iza kepada kaum ibu peserta program JKN-KIS.

Memang untuk melakukan pemeriksaan IVA butuh biaya besar. Namun, bagi pengguna program JKN-KIS maka sudah ditanggung BPJS Kesehatan dan gratis. Disampaikan dr. Iza banyak masyarakat tidak mengetahui penularan penyakit kanker serviks.

”Ada tiga cara penularannya, pertama hubungan seksual yang berganti-ganti, karena celana kecil tidak bersih, bisa ditularkan kepada anak oleh ibunya saat melahirkan,” sebutnya mengingatkan kaum ibu.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Payakumbuh, Ryaan Abdullah Putra menyebut pentingnya melindungi dan menjaga kesehatan pengguna program JKN-KIS sejak dini dengan mensosialisasikan terkait kanker servik dan pentingnya pemeriksaan diri sejak dini. Dengan begitu maka dapat dilakukan pencegahan dan pengobatan.

”Untuk pemeriksaan IVA sendiri itu ada dalam program BPJS Kesehatan dan ditanggung biayanya bagi peserta JKN-KIS. Ini bagian dari BPJS Kesehatan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Sehingga kedepan masyarakat kita memiliki tingkat kesehatan yang tinggi, jadi jangan sampai enggan untuk melakukan pemeriksaan sejak dini,” tuturnya kepada awak media.

Ryaan Abdullah Putra juga mengajak masyarakat yang belum tergabung dalam program JKN-KIS untuk segera mendaftar dan bergabung. Dengan memiliki kartu JKN-KIS kesehatan masyarakat terjamin dan terlayani ditempat-tempat pelayanan kesehatan seperti Postu, puskesmas dan rumah sakit. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional