Menu

Grand Bunda Hotel Diresmikan, Hotel Berbintang Bernuansa Syariah Hadir di Bukittingi

  Dibaca : 250 kali
Grand Bunda Hotel Diresmikan, Hotel Berbintang Bernuansa Syariah Hadir di Bukittingi
Walikota Bukittinggi memotong pita secara simbolis saat peresmian Grand Hotel Bunda dan di saksi Forkopimda Bukittinggi.

BUKITTINGGI, METRO – Walikota Bukittinggi meresmikan Grand Bunda Hotel yang terletak di jalan Ahmad Karim no.6, Kelurahan Benteng. Pasar Atas, Kampung Cina. Grand Bunda Hotel berbintang tiga ini lebih bernuansa Syariah. Rabu.(6/2)
Grand Hotel Bunda dibawah naungan PT. Bunda dengan gudung empat pilar dengan jumlah kamar 74, dilengkapi bisnis center dan pusatoleh-oleh. Hotel ini sangat cocok tempat beristirahat saat bermalam di Bukittinggi.

Fasilitasnya Grand Hotel Bunda lengkap. Untuk tarif cukup terjangkau, mulai harga Rp.550 ribu sampai Rp.2 juta. Hotel ini juga dekat dari tempat tempat wisata favorit di Bukittinggi. Kurang lebih 1 KM dari jam gadang dan kebun binatang.

Grand Hotel Bunda memberlakukan aturan dilarang menginap bagi pasangan di luar nikah. Setiap tamu yang mau beristirahat harus menunjukkan KTP atau surat nikah. Aturan ini dibuat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Berdirinya Grand Hotel Bunda sangat diapresiasi oleh Forkompinda, PHRI dan Walikota Bukittinggi. Karena keberadaan hotel tersebut ikut menunjang pengembangan pariwisata di Bukittingi. Apalagi satiap tahun baru, pengunjung yang datang ke Bukittinggi banyak tidak dapat penginapan atau kamar Hotel.

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan, berdirinya Grand Hotel Bunda tersebut sangat membantu pemerintah daerah untuk pengembangan pariwisata.

“Tamu yang datang ke Bukittingi itu sudah sangat banyak, bahkan sering tidak tertampung oleh hotel yang ada. Karena itu kami sangat mendorong bagi siapa pun yang ingin berinvestasi di bidang perhotelan di Kota Bukittinggi,” ungkapnya.

Pemerintah Bukittinggi akan mempermudah setiap surat izin investor ingin yang masuk ke Bukittinggi. “Salah satu contohnya seperti Grand Hotel Bunda ini,” ujar Walikota Bukittinggi.

“Dengan dipromosikan dilarang menginap bagi pasangan yang bukan suami istri, semoga dapat menjadi keunggulan tersendiri bagi hotel ini. Saya juga sudah berkomitmen untuk tidak mengijinkan berdirinya pub dan diskotik di Bukittinggi. Tanpa itupun kita harus percaya kota ini akan tetap ramai dikunjungi orang. Justru kalau itu diadakan, akan merusak tatanan kehidupan Bukittinggi,” kata Ramlan.

Sementara itu Owner Grand Hotel Bunda, H Asril menyampaikan, pihaknya sudah memiliki dua Hotel Bunda dan Grand Hotel Bunda yang siap menerima tamu tamu yang datang dari berbagai daerah Sumatera Barat dan luar Sumatra.

Pihaknya juga selalu memperhatikan kesejahteraan karyawan. Bahkan menyisihkan sebagian dari pendapatan untuk tabungan umrah bagi karyawan. (cr8)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional