Menu

GOPTKI Kampar Kunker ke Bukittinggi

  Dibaca : 70 kali
GOPTKI Kampar Kunker ke Bukittinggi
FOTO BERSAMA— Rombongan pengurus DPC GOPTKI Kabupaten Kampar Riau foto bersama saat melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Bukittinggi.

DPC Gabungan Orga­nisasi Penyelenggara TK di seluruh Indonesia (GOP­TKI) Kabupaten Kampar Provinsi Riau melaksanakan kunjungan kerja (Kun­ker) ke Bukittinggi, Kamis (9/9). Rombongan disambut Ketua GOW Kota Bukittinggi Ny. Eva Nurnia Marfendi di aula Balaikota Bukittinggi.

Pimpinan rombongan Yuli Mastuti Yusri mengatakan, rombongan terdiri dari pengurus GOPTKI Kampar. Saat ini kegiatan GOPTKI belum terlalu aktif, tapi tetap berusaha terlaksana. Menurut Yuli, keberadaan GOPTKI sangat didukung dan disupport pemerintah daerah. Se­hingga kegiatan dan ke­pengurusan tetap berjalan baik. Di antaranya mendapat bantuan dari Pemkab Kampar untuk gedung. Namun, pengukuhan sampai ke ranting belum bisa dilaksanakan.

“Tujuan kami datang ke Bukittinggi untuk menjalin silaturahmi dengan GOPTKI Kota Bukittinggi. Sekaligus melihat program, inovasi dan hubungan kerjasama antara GO­P­TKI dengan organisasi kependidikan dan anak usia dini lainnya,” ujar Yuli.

Sementara, Ketua GOP­TKI Bukittinggi Sri Renova Rismal Hadi me­ngatakan, GOPTKI bertujuan mengembangkan a­nak usia dini. Pendidikan anak usia dini sebagai pembentukan karakter guna menciptakan manusia yang berakhlak dan berbudi luhur harus men­dapat perhatian tidak ha­nya pemerintah tapi juga masyarakat

“Untuk Bukittinggi, sa­at ini lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) te­rus berkembang dan telah berjumlah 111 lembaga. Dengan rincian, TK 50 lembaga, Kelompok Bermain 30 lembaga, Taman Penitipan Anak (TPA) 18 lembaga dan satuan PA­UD sejenis nya 13 lembaga. Peserta didik mencapai 3.745 anak dengan 528 orang tenaga pendidik. Sebagian besar sudah sarjana, walaupun sebagiannya masih ada yang tamat SLTA. Perhatian Pemko juga besar dengan pemberian tambahan insentif setiap bulan dan pemberian THR,” jelas Sri Renova.

Penasehat GOPTKI Bu­kittinggi, Ny Eva Nurna Marfendi mengatakan, guru PAUD dan TK adalah madrasah awal di usia emas anak. Program satu desa satu PAUD diharapkan agar program PAUD bisa menjangkau seluruh Indonesia hingga ke pe­losok. Di usia 0-5 tahun difokuskan kepada pem­ben­tu­kan karakter anak, yang tugas nya ada di Taman Kanak-Kanak. Sementara ter­kait kemampuan akademis berada di Sekolah Dasar dan sekolah lanjutan lainnya.

“Kita punya harapan besar kepada GOPTKI baik di Bukittinggi maupun di Kabupaten Kampar, untuk mendidik anak PAUD dengan pendidikan yang enjoy dan pendidikan Talbiyah, karena anak-anak akan menjadi pemimpin kelak. Diharapkan juga kebersamaan GOPTKI, Himpaudi dan lembaga lain, dapat sama-sama melakukan peran terbaik dalam menyelenggarakan pendidikan PAUD, ditambah perhatian yang lebih besar kepada guru PAUD oleh Pem­ko,”u­jar­nya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional