Menu

Golkar, PKB dan Nasdem Bangun Poros Baru, Incar Kandidat yang Tepat untuk Pilgub

  Dibaca : 336 kali
Golkar, PKB dan Nasdem Bangun Poros Baru, Incar Kandidat yang Tepat untuk Pilgub
Jumpa pers Koalisi Poros Baru yang dilaksanakan di salah satu Cafe kota Padang, Senin (3/8). 

PADANG, METRO
Dinamika politik nampaknya semakin liar pascabeberapa nama bakal calon (Balon) mendeklarasikan diri bakal berpasangan di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar 2020 mendatang. Beberapa nama yang sudah sempat mencuat, tidak tertutup kemungkinan bakal tenggelam karena tak punya kapal.

Melihat masih adanya tokoh-tokoh terbaik yang ingin mengabdi untuk Sumbar, namun peluangnya tetutup di partai lain. Maka tiga Partai Politik di Sumbar membetuk koalisi membuka poros baru.

Tiga partai politik yang tergabung dalam Koalisi Poros Baru tersebut adalah Golkar, PKB dan Nasdem. Poros baru ini akan menjadi peluang bagi tokoh-tokoh Sumbar yang berminat maju.

Ketiga parpol ini menyatakan terbentuknya koalisi ini sesuai perintah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai masing-masing guna mencari pemimpin yang tepat untuk pembangunan Sumbar yang lebih baik.

“Poros baru ini hadir untuk memberi kesempatan pada tokoh terbaik Sumbar yang berminat maju di Pilkada Sumbar. Poros baru memberikan peluang bagi tokoh tersebut untuk tampil,” ujar Febby Dt. Bangso, Senin (3/8).

Lebih Lanjut Dt. Febby menjelaskan bahwa koalisi ini sangat terbuka bagi partai lain yang berkeinginan untuk bergabung.

“Politik itu dinamis, bisa saja partai-partai yang hari ini dikatakan sudah mempunyai calon, tapi dalam last minute terjadi perubahan dan bergabung dengan koalisi ini. Kita akan selalu welcome, hingga batas akhir pendaftaran calon ke KPU Sumbar,” ungkap Dt. Febby.

Kemudian Desra Ediwan, menambahkan bahwa sejauh ini masih ada tokoh-tokoh terbaik yang ingin mengabdi untuk Sumbar, namun peluangnya tetutup di Partai lain. Maka, tiga partai di poros baru dengan 14 kursi di DPRD akan memberi kesempatan pada tokoh tersebut untuk diusung sebagai cagub dan cawagub.

“Mekanisme penentuan pasangan calon yang akan diusung oleh koalisi baru ini, tentu melihat kualitas dan popularitasnya itu akan kita tentukan lewat Survei. Hasil survei lah nantinya yang akan menentukan siapa yang akan kita majukan sebagai pasangan cagub/cawagub Sumbar di Pilkasa Desember 2020 mendatang,” ungkap Desra.

Terkait dengan persetujuan DPP masing-masing partai terhadap paslon yang ditetapkan koalisi ini nantinya, Sekretaris Partai Nasdem Sumbar, Musmaizer Dt. Gamuak menegaskan bahwa soal itu tak ada masalah. Pasalnya, DPP Partai Nasdem telah memberikan mandat pada DPW PKB Sumbar untuk menentukan sendiri siapa cagub/cawagub yang akan diusung nantinya. DPP sifatnya hanya menyetujui keputusan yang telah diambil DPW Nasdem Sumbar.

“Bagi kita di partai Nasdem ndak ada masalah. DPP telah memberi mandat pada kita untuk menentukan suapa paslon yang akan diusung nantinya” jelas Dt. Gamuak.

Hal yang sama juga terjadi di PKB dan Golkar Sumbar. “Koalisi ini terbentul karena sudah adanya perintah DPP,” tegas Dt. Febby.

Terkait kapan para bakal calon bisa mendaftar, Afrizal menambahkan bahwa dalam satu dua hari ini tim koalisi akan merancang berbagai persiapan.

“Kita perkirakan, Kamis depan, sudah kita mulai pendaftaran bakal calon. Pendaftaran kita pusatkan di sekretariat bersama di Hotel Kryad Bumiminang Padang. Silahkan bagi yang berminat tampil di pilkada mendatang. Pintu sekretariat akan selaku terbuka,” tutup Afrizal.

Dalam jumpa pers turut dihadiri oleh Afrizal, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Sumbar, juga terlihat hadir Desra Ediwan (Sekretaris DPD Partai Golkar Sumbar), Musmaizer Dt. Gamuak (Sekretaris DPW Partai Nasdem Sumbar), Erick Hariyona (Bendahara DPD Partai Golkar Sumbar), Yulman Hadi (Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumbar) dan Samam Hadianto (Wakil Ketua DPW PKB Sumbar) serta sejumlah pengurus ketiga partai tersebut.

Sebelumnya, PDI Perjuangan sempat diinformasikan masuk dalam poros baru sehingga terbentuk dalam koalisi empat partai. Namun karena belum ada restu dari DPP PDI Perjuangan, PDI Perjuangan Sumbar belum bisa menyepakati untuk masuk dalam koalisi empat partai sebagai poros baru.

“Kemarin kita memang di undang dalam pembentukan koalisi baru ini. Saat itu kan kita baru bisa sekedar menyaksikan dan bersilaturahmi. Belum ada keputusan untuk bergabung. Apa Hasilnya, nanti kita sampaikan ke DPP,” Ungkap Ketua Fraksi PDI Perjuangan Bangsa DPRD Sumbar, Albert Hendra Lukman.

“Kalau memang DPP nanti tertarik dengan calon yang diusungmelalui poros baru tentu kita juga siap untuk mendukungnya,” pungkasnya. (heu)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional