Menu

Global Wakaf-ACT, 1.000 Pelaku UMKM Terima Bantuan

  Dibaca : 144 kali
Global Wakaf-ACT, 1.000 Pelaku UMKM Terima Bantuan

SUDIRMAN, METRO–Semangat Bersama Angkat Indonesia, Global Wakaf-ACT kembali menguatkan perjuangan mem­bantu pelaku usaha kecil dan mikro. Kali ini, seribu pe­laku usaha Sumatera Barat mendapatkan bantuan modal usaha.

Era kenormalan baru belum sepenuhnya me­ngem­balikan kehidupan masyarakat. Salah satu­nya di bidang ekonomi, sektor usaha kecil dan mikro ma­sih perlu banyak du­ku­ngan. Di Sumatera Barat, ri­buan pengusaha kecil dan mikro masih mem­­butuh­kan bantuan modal usaha. Terlebih lagi di tengah kri­sis pandemi Covid-19.

Berangkat dari kondisi ini, Global Wakaf-ACT te­rus berikhtiar mengh­adir­kan solusi dan dukungan terbaik bagi pelaku UMKM. Lewat gerakan Ber­sama Angkat Indonesia, bantuan modal dan aset usaha di­berikan me­lalui program Wa­kaf Mo­dal UMKM. Seri­bu pelaku UMKM di Su­matera Barat menda­pat­kan dukungan tersebut.

Seremoni penyerahan bantuan dilakukan lang­sung Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi. SP ber­tepat di auditorium Istana Gubernur, Selasa (15/6). Secara simbolis, sejumlah pengusaha UMKM mene­rima bantuan gerobak mo­dal usaha.

“Hal yang dibutuhkan saat ini oleh pelaku UMKM adalah mobilitas mereka yang lebih mudah. Sehing­ga, bisa kita bayangkan jika ada gerobak ini mereka bisa lebih mobile dan akan meningkatkan kapasitas usaha mereka,” ungkap Mahyeldi.

Sementara itu, Pre­si­den Global Wakaf N Imam Akbari mengatakan, keha­di­ran bantuan untuk UMKM di Sumatera Barat ini merupakan ikhtiar mem­­­­­perkuat pelaku usaha kecil dan mikro. Imam juga menyampaikan terima ka­sih kepada Gubernur Su­matera Barat yang meres­pons cepat dukungan Wa­kaf Global Wakaf-ACT dan selalu aktif dalam program Kemanusiaan ACT.

“Dengan spirit Ber­sa­ma Angkat Indonesia, ka­mi juga ingin meng­ang­kat UMKM Indonesia ke posisi yang jauh lebih baik,” jelas Mahyeldi.

Salah satu penerima bantuan Wakaf UMKM di Sumatera Barat ini ialah Jumiarti. Ibu berusia 40 tahun itu penerima ban­tuan Wakaf UMKM. Ia men­jual produk tradisional yai­tu kue talam dengan ber­jualan kaki lima dan di dekat rumah.

Jumiarti bersyukur de­ngan kehadiran bantuan aset usaha dari Global Wakaf-ACT itu. Ia beren­cana membuka usaha baru berupa jus dan es buah.

“Sebelum pandemi, ra­ta-rata penghasilan bersih Rp100 ribu per hari. Sejak Covid-19 hanya Rp40 ribu per hari. Sebab itu, saya sangat bersyukur dengan bantuan Wakaf UMKM. Sa­ya bisa berjualan berke­liling atau mencari tempat yang pas,” ungkap Ju­miar­ti.

Global Wakaf-ACT se­be­lum­nya juga telah mem­berikan modal usaha tanpa riba ke ribuan UMKM. Tidak se­batas bantuan, pen­dam­pi­ngan pun diberikan seba­gai ikhtiar meningkatkan ka­pa­sitas para pelaku usa­ha. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional