Close

Giatkan Sosialisasi Penanaman Modal di Padangpariaman

SAMBUTAN—Bupati Padangpariaman Suhatri Bur berikan kata sambutan saat membuka acara.

PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, menyatakan daerahnya sat ini giatkan sosialisasi kebijakan penanaman mo­dal dan bimtek OSS versi RBA bagi pelaku usaha PMDN dan PMA “Sekarang saya membuka secara res­mi acara tersebut,” kata Bupati Padangpariaman Suhatri Bur usai membuka acara, kemarin.

Bimbingan teknis dan sosialisasi kebijakan pena­naman modal dan bimbingan teknis OSS versi RBA bagi pelaku usaha PMDN dan PMA diikuti oleh 35 perwakilan perusahaan nasional maupun perusahaan tingkat daerah yang ada di wilayah hukum Pa­dangpariaman.

Suhatri Bur menyampaikan bahwa dalam kontek kemudahan pelayanan perijinan bagi UMKM, juga sudah melakukan reformasi pelayanan perijinan.

Dalam waktu dekat katanya, juga akan segera meluncurkan sistem perijinan berusaha berbasis resiko (RBA) melalui aplikasi Online Single Submission (OSS) sebagai implementasi Undang-Undang nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja.

Oleh karena itu kata­nya, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman sangat antusias melahirkan kebijakan strategis dan inovasi agar proses perizinan dan non perizinan berjalan lebih cepat dan gratis, se­hingga pelaku usaha UM­KM mendapat kemudahan dan merasa nyaman da­lam melakukan kegiatan usa­hanya.

Bupati menambahkan tentang Kebijakan Peme­rintah Daerah Padang­pariaman dalam peningkatan Investasi menuju visi Pa­dangpariaman berjaya. Unggul berkelanjutan bisa menjadi kabupaten terdepan di Sumatera Barat dari berbagai sektor, religius meningkatkan keimanan dan ketaqwaan masyarakat, sejahtera da­lam meningkatkan peran-peran UMKM dan perusahaan-perusahaan untuk mendongkrak produk domestik regional bruto yang akan berdampak kepada income perkapita masya­rakat Padangpariaman dan berbudaya.

Bupati berpesan kepada para pelaku usaha untuk memperhatikan masa­lah perizinan usaha se­­hingga bisa berdampak kepada kondisi kerja yang  nyaman sesuai dengan aturan perundang-undang­an yang berlaku.

Disamping itu Suhatri Bur mengharapkan para pelaku usaha untuk dapat melahirkan inovasi-inovasi dalam bekerja, memahami dan menggunakan kemajuan teknologi informasi dan menambah kemampuan dengan meningkatan Sumber Daya Manusia untuk meningkatkan daya saing dengan perusahaan dari daerah lain.

“Pekerja diharapkan juga ada kontribusinya untuk daerah dalam usaha  meningkatkan perekonomian masyarakat, salah satunya untuk berbelanja di Padangpariaman dan menggunakan produk asli Padangpariaman yang a­kan membuat perekonomian masyarakat menggeliat,” ungkapnya.

Senada dengan Bupati, Plt. Kepala DPMPTP Alfian, S.ST, MM menyampaikan sosialisasi kebijakan pe­nanaman modal dan bim­bingan teknis OSS versi RBA bagi pelaku usaha PMDN dan PMA ini dilaksanakan dalam rangka per­­samaan pesepsi tentang Sistem Perijinan Berusaha Berbasis Resiko (RBA) melalui aplikasi online single submission (OSS) sebagai Implementasi Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja yang dalam waktu dekat akan diluncurkan.

Ia menambahkan pemberdayaan terhadap pe­laku UMKM sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam UU Cipta Kerja a­dalah memberikan kemu­dahan perijinan usaha be­rupa kemudahan legalitas dengan Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) secara elektronik.

“NIB akan berfungsi sebagai perizinan tunggal yang berlaku untuk semua usaha yang meliputi Peri­zinan berusaha, Standar Nasional Indonesia (SNI) dan sertifikat jaminan pro­duk halal,” tambah Alfian mengakhiri.(efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top