Menu

Gerakkan Perekonomian, Warga Kampung Pisang Budidaya Kangkung

  Dibaca : 135 kali
Gerakkan Perekonomian, Warga Kampung Pisang Budidaya Kangkung
Gerakkan Perekonomian, Warga Kampung Pisang Budidaya Kangkung

AGAM, METRO
Sejak Agam terdampak wabah Covid-19, warga Jorong Kampung Pisang, Nagari Koto Panjang, Kecamatan IV Koto mulai budidaya kangkung untuk menggerakkan perekonomiannya.

Pj Wali Nagari Koto Panjang, Netti Hando mengatakan, budidaya kangkung ini terdapat dibeberapa lokasi yang jumlahnya sekitar 0,5 hektare. “Hal ini diminati warga karena perguliran uang yang cukup cepat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejak benih kangkung disemai, hanya menunggu sekitar 15 sampai 21 hari sudah bisa dipanen. Untuk pemasaran, kangkung baru mencukupi kebutuhan pasar Bukittinggi.

“Satu kali pasar warga membawa sekitar 100 ikat kangkung, dengan harga satu ikat Rp 5.000,” sebut Netti.

Kangkung ini katanya cukup diminati oleh masyarakat. Padahal kangkung dari Solok juga dipasok di pasar Bukittinggi, tapi kangkung Kampung Pisang tetap menjadi incaran pembeli.

Ia mengungkapkan, budidaya kangkung cukup mudah. Warga hanya mengeluarkan modal untuk membersihkan lahan, benih dan pupuk. “Selain kangkung, komoditi lain yang menggerakkan perekonomian masyarakat Jorong Kampung Pisang yaitu pisang, cabai rawit dan jeruk,” tukasnya. (rel)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional