Close

Geopark Singkarak-Danau Kembar, Daya Tarik Wisata Unggulan di Sumbar

DANAU KEMBAR--Sesudut pemandangan alam yang elok Danau Kembar di Kabupaten Solok.

SOLOK, METRO–Setelah melewati pro­ses penilaian yang ketat dan marathon, akhirnya Geo­park Singkarak-Danau Kembar akhirnya terpilih menjadi destinasi wisata  unggulan kategori nomor 1 di Sumbar. Wisata unggulan di Kabupaten Solok tersebut berhasil me­nga­lahkan 4 destinasi wisata unggulan dari daerah lain di Sumbar.

Tim penilai Daya Tarik Wisata Unggulan (DTWU), di bawah payung Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Sumbar melakukan penilaian kepada beberapa objek wisata unggulan yang tersebar di seluruh Sumbar.

Penilaian juga dilakukan beberapa kabupaten dan kota di antaranya Ngarai Sianok, Kawasan Ha­rau, Danau Maninjau, Tarusan Kamang, Ngalau Pa­ngian Lintau Buo, Danau Singkarak, Danau Diatas dan Danau Dibawah, Kawasan Silokek, Tambang Batu Bara Sawah Lunto, Goa Batu Kapa, Gunuang Talamau, Rimbo Panti dan masih banyak lagi lainnya.

Kadis Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Solok, Nasripul Romika mengungkapkan, keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras dan dukungan seluruh ma­syarakat Kabupaten Solok.

Kerja keras dari aparatur Dinas Pariwisata dan dukungan dari SKPD terkait. Dan yang paling utama adalah dukungan kuat dari masyarakat Kabupa­ten Solok menjadikan wisata Kabupaten Solok terbaik di Sumbar.yang seirama dengan program unggulan Bupati Solok dalam memajukan sektor kepariwisa­taan. “Alhamdulillah, wisata unggulan kita menda­patkan rangking terbaik dan menjadi nomor 1 di Sumbar.. Semoga geopark Singkarak-Danau Kembar menjadi warisan budaya nasional yang terdaftar di Unesco,” kata Nasripul.

Malam puncak penghargaan sektor kepariwisataan tersebut diserahkan Staf Ahli Gubernur. Kabupaten Solok berhasil meraih nilai tertinggi da­lam kategori Daya Tarik Wisata Unggulan Sumbar tahun 202. Tim penilai yang terdiri dari akademisi, peng­­giat wisata dan Aso­siasi pariwisata serta Dinas terkait menetapkan Geo­park Singkarak – Danau Kembar  sebagai juara pertama pada Festival CHSE 2021 di Istana Bung Hatta Bukittinggi, Rabu (17/11).

Sebelumnya,tahapan penilaian DTWU ini sudah dimulai dari beberapa waktu yang lalu tim ahli yang diketuai Prof. Anso Fino. Dalam penilaian terakhir, tim menetapkan 3 objek DTWU sebagai nominasi  yang menjadi juara. Dian­taranya Geopark Singka­rak – Danau Kembar, Is­tana Pagaruyung dan Gunung Padang.

“Dari penilaian akhir tim penilai, kawasan Geo­park Singkarak-Danau Kem­­bar berhasil mendu­duki peringkat teratas. Dan semakin mengokohkan sek­­tor pariwisata Kabupa­ten Solok terbaik di Suma­tera Barat,” sebut Nasripul.

Dirinya berharap pres­tasi ini mendorong pencapaian target RPJMD, untuk menjadikan kabupaten terbaik di Sumatera Barat. Dan menjadikan sektor pariwisata, sebagai program unggulan yang da­pat berkontribusi dalam pe­ningkatan ekonomi masya­ra­kat daerah. (*/vko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top