Menu

Gempa 6,3 M Guncang Mentawai, Warga Berlarian ke Bukit

  Dibaca : 120 kali
Gempa 6,3 M Guncang Mentawai, Warga Berlarian ke Bukit

MENTAWAI,METRO
Gempa bumi dengan berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang sebagian wilayah Sumatra Barat, Selasa (17/11) pada pukul 08.44 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang berjarak sekitar 109 kilometer di arah barat data Ibu Kota Kabupaten Mentawai, Tua Pejat dengan kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.

Bagian Humas BMKG Taufan Maulana mengatakan, lokasi pusat gempa berada pada koordinat 2,87 Lintang Selatan dan 99,07 Bujur Timur. Guncangan gempa M 6,3 itu dirasakan masyarakat Kota Padang sampai Bukittinggi. Di Kota Padang dan Painan, guncangan gempa berada pada skala III sampai IV MMI atau seperti terasa ada truk berlalu, terasa di dalam rumah.

“Di Solok, Padang Panjang, Bukittinggi, dan Pariaman, getaran gempa berada dalam skala II dan III MMI, dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, hingga terasa seperti ada truk berlalu,” kaya Taufan.

Sementara itu, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulis mengatakan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas penyesaran di Investigator Fracture Zone (IFZ) dekat dengan batas tumbukan lempeng.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike slip fault). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 08.50 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Masyarakat pun diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,’ kata Rahmat.

Meski guncangan gempa cukup kuat dirasakan masyarakat Kepulauan Mentawai, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mentawai, Amir Ahmari menyebutkan, pihaknya belum mendapatkan laporan adanya kerusakan akibat gempa tersebut dan wilayahnya dalam kondisi aman.

“Lapora melalui WhatsApp grup BPBD semuanya kondisi aman. Di daerah Betaet  terasa kuat dan spontan warga berlarian bukit terdekat. Daerah Labuan Bajau  terasa tidak kuat, daerah Peipei terasa kuat guncangan gempa membuat masyarakat keluar dari rumah. Daerah Beriulo  terasa kuat dirasakan membuat masyarakat keluar rumah. Pulau Sikakap  terasa kuat, masyarakat keluar rumah dan daerah Saumanganya terasa tapi tidak kuat,” jelas Amir. (s)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional