Menu

Gembong Curanmor Lintas Provinsi Digulung

  Dibaca : 830 kali
Gembong Curanmor Lintas Provinsi Digulung
pencuri motor - posmetroweb

ilustrasi

SOLOK, METRO–Sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas provinsi digulung petugas Senin (28/3), saat kabur menuju Provinsi Jambi. Jajaran Polres Solok Arosuka berhasil menemukan 17 unit kendaraan hasil kejahatan kedua pelaku.

Informasi dirangkum POSMETRO di Mapolres Solok Arosuka, sebelum diciduk petugas, pelaku Yudiansyah (38) dan Midun Zaimawardi (25)—warga Jambi, dan tinggal di kawasan Simpang Rumbio, Kota Solok ini, beraksi  menggasak mobil di Simpang Pulai, Kecamatan Kubung, Minggu (27/3) dinihari. Petugas mendapat laporan langsung melakukan pencarian para pelaku.

Pengungkapan kasus ini berawal dari aksi perampokan mobil L300 nomor polisi BA 8247 PE, yang dilakukan tersangka Yudiansyah bersama Midun Zaimawardi, di depan ruko kawasan Halaban, Simpangpulai, Nagari Panyakalan, Kecamatan Kubung.

Keberadaan kedua pelaku akhirnya terciduk, setelah jajaran Satreskrim Polres Solok Arosuka berkoordinasi dengan petugas kepolisian Polres Sijunjung. Sempat terjadi kejar-kejaran di jalan lintas sumatera (jalinsum) Solok-Sijunjung, saat pelaku yang menggunakan kendaraan hasil curian, mencoba kabur ke Jambi.

”Kendaraan pelaku berhasil terlacak, dan aparat melakukan blokade agar pelaku tidak bisa keluar dari Sumbar. Kedua pelaku berhasil dibekuk sebelum keluar dari Sumbar,” ungkap Kasat Reskrim Polres Solok Arosuka AKP Budi Satria, Senin (28/3).

Saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Arosuka, kedua tersangka Yudiansyah dan Midun diketahui sudah sering mencuri dan menggasak kendaraan milik warga. Tidak hanya sepeda motor, mobil pun berhasil mereka curi.

Sindikat ini sangat lihat. Buktinya, polisi berhasil mengamankan 17 unit kendaraan hasil kejahatan kedua pelaku dari berbagai lokasi. Kendaraan hasil curian para pelaku itu telah dijual kepada orang lain dengan keadaan utuh dan sebagain telah dicarah (dipereteli).

Kendaraan roda empat yang berhasil diamankan petugas dari hasil kejahatan pelaku diantaranya, 15 unit mobil L 300, 14 unit jenis pikap dan satu unit jenis minibus. Sedangkan dua kendaraan lain berupa pikap jenis Colt T. ýNamun, dari barang bukti tersebut hanya delapan unit mobil yang masih utuh. Sementara lima unit telah ’disate’ dan hanya blok mobil jenis L300 yang dapat diamankan.

”Sebanyak empat unit mobil L300 lainnya juga selesai ‘dibantai’ dan hanya bersisa kepala mobil yang kesemuanya berwarna hitam,” jelas AKP Budi.
Untuk mengelabui petugas dan menghilangkan jejak, bahagian nomor rangka dan nomor mesin mobil tersebut juga dihilangkan. Pengakuan kedua tersangka, kendaraan curian dijual seharga Rp10 juta hingga Rp20 juta untuk setiap kendaraan. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional