Menu

Gelombang Laut Tinggi, Harga Ikan Kering Melambung di Pasar Tiku

  Dibaca : 31 kali
Gelombang Laut Tinggi, Harga Ikan Kering Melambung di Pasar Tiku
HARGA NAIK— Dampak gelombang laut yang tinggi belakangan ini mengaibatkan harga Ikan kering melambung di Pasar Tiku.

AGAM, METRO–Tingginya gelombang air laut beberapa pekan terakhir berdampak terhadap tangkapan nelayan. Selain itu juga berimbas terhadap harga pasar ika di pasaran.

Buktinya, hasil tangkapan nelayan di Pantai Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara menurun. Akibatnya, harga jual ikan kering di pasaran melambung dari harga sebelumnya.

Pantauan di Pasar Tiku, Senin (13/9), harga ikan kering naik sebesar 20 persen di ban­ding hari biasanya. Harga jual per masing-masing jenis ikan kering naik kisaran Rp15-20 ribu per kilogram. Salah seorang pemilik usaha ikan kering di Tiku, Rodi Putra me­ngatakan, kenaikan harga ikan kering di Los Ikan Kering di Tiku sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir.

Ia merinci, ikan kering jenis Kase hari biasa dijual dengan harga Rp40 ribu per kilogram, sekarang Rp60 ribu per kilogram. Garunbu Rp45 ribu per kilogram jadi Rp60 ribu per kilogram.

Bada Putiah kisaran Rp65-70 ribu per kilogram naik menjadi Rp85 ribu per kilogram. Bada Balang Rp70 ribu per kilogram jadi Rp90 ribu per kilogram. Lalu Tete Rp60 perkil ogram dari Rp50 ribu per kilogram. ”Itu harga grosir, kalau harga di pedagang biasa­nya naik Rp15 ribu per kilogram,” sebut Rodi.

Semantara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Tanjung Mutiara, Arman Aciak membenarkan, da­lam satu pekan terakhir hasil tangkapan nelayan di daerah itu mengalami penurunan. “Hal itu disebabkan ombak di laut yang tinggi, kondisi tersebut sudah berlangsung satu minggu terakhir. Namun, hari ini sudah kem­bali normal,” ujar Arman. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional