Menu

Gelar FLLAJ di Payakumbuh, Pengelolaan Parkir dan Terminal Tipe C Dibahas

  Dibaca : 246 kali
Gelar FLLAJ di Payakumbuh, Pengelolaan Parkir dan Terminal Tipe C Dibahas
PEMBAHASAN— Rapat yang difasilitasi Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar membahas masalah parkir dan terminal tipe C, dihadiri Asisten II Elzadaswarman.

SUKARNOHATTA, METRO–Menindaklanjuti per­ma­sa­lahan lalu lintas yang men­jadi isu utama di Kota Paya­kumbuh terkait pengelolaan parkir dan Terminal tipe C, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat laksanakan rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) ber­sama Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh yang ber­langsung di aula pertemuan Randang lantai 2 kantor wali­kota, Kamis (3/6) pagi.

Rapat yang difasilitasi dinas perhubungan Provinsi Sumbar itu dihadiri oleh walikota yang diwakili Asis­ten II Elzadaswarman ber­sama instansi terkait, yakni kepala Satpol-PP Kota Paya­kumbuh, Ketua DPC Or­gan­da, kepala Kesbang-Pol, ke­pala Diskominfo, Kabag Hu­kum Setdako Payakumbuh, Kasat Lantas, perwakilan dari Kodim 0306/50 kota, serta juga dari perwakilan kope­rasi sago (angkutan kota) Payakumbuh.

Rapat FLLAJ tersebut dibuka dengan sambutan dari Era Oktaviady sekaligus memberikan apresiasi ter­hadap para peserta rapat koordinasi yang telah ber­kenan hadir dalam kesem­patan tersebut. Sekretaris FLLAJ provinsi Sumbar ter­sebut mengharapkan de­ngan aktifnya kegiatan rapat koordinasi yang rutin dan terjadwal di Kota Paya­kum­buh, maka pembahasan me­ngenai isu yang ada pada Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Kota Payakumbuh dan segala keluhan dari masyarakat dapat ditam­pung dan dibahas pada Forum LLAJ ini.

“Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi perkem­ba­ngan transportasi baik ang­kutan barang, angkutan orang dan lainnya sehingga permasalahan dapat dike­tahui sedini mungkin,” jelas Era Oktaviady yang juga merupakan Kabid Lalu Lin­tas dan Pembinaan Kese­lamatan pada dinas Perhu­bungan Provinsi Sumbar.

Era menyampaikan bah­wa maksud dan tujuan FLLAJ dilangsungkan untuk me­wadahi instansi terkait dan masyarakat tentang lalu lintas dan angkutan jalan dalam menyelesaikan per­masalahannya, serta untuk mewujudkan koordinasi an­tar pemerintah sektor lalu lintas dan angkutan jalan sehingga terciptanya kondisi lalu lintas yang aman, tertib, lancar dan ekonomis serta terjangkau oleh daya beli masyarakat”, ungkap Era lebih lanjut.

Sementara itu, Walikota yang diwakili Asisten II Elza­daswarman turut menyam­paikan bahwa sebuah forum merupakan sebuah alter­natif dalam menyelesaikan dan mencari solusi pada sebuah kendala dan masalah yang ada.

Menurut Asisten II ter­sebut, permasalahan ini ti­dak hanya permasalahan pihak dari perhubungan saja, akan tetapi sudah menjadi permasalahan negara. Se­hingga semua stakeholder perlu dilibatkan untuk me­nyelesaikan persoalan–per­soalan lalu lintas yang ada.

“Kita harapkan forum ini mampu menyelesaikan per­soalan – persoalan lalu lintas disetiap daerah baik Kabu­paten/Kota, Provinsi maupun Nasional,” jelas om Zed sa­paan akrab Asisten II ter­sebut.

Melalui FLLAJ yang dige­lar dinas Perhubungan Pro­vinsi Sumbar tersebut, Asis­ten II juga turut berharap agar segala macam isu-isu mengenai lalu lintas dan angkutan jalan yang ada di kota Payakumbuh dapat di­ba­has dan didapatkan solu­sinya dalam rapat forum LLAJ ini.

“Sehingga dengan forum ini diharapkan menjadi wa­dah dalam mengevaluasi dan menyelesaikan per­ma­salahan–permasalahan yang ada di bidang transportasi darat di kota Payakumbuh saat ini”, ujar om Zed.

Di penghujung sambu­tannya, om Zed kembali berharap dengan dilak­sana­kannya FLLAJ Provinsi Sum­bar kita semua dapat me­lahirkan sinergitas, ide dan gagasan, serta inovasi yang cerdas agar mampu men­jawab, mengantisipasi dan berkompetisi dalam meng­hadapi tantangan strategis global kedepan. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional