Menu

Geger! Tengkorak Manusia Tersangkut di Ranting Kayu

  Dibaca : 2106 kali
Geger! Tengkorak Manusia Tersangkut di Ranting Kayu
Ketua IDI Wilayah Papua, dr Donald Aronggear.
tengkorak

ilustrasi

PARIAMAN, METRO–Warga Bintungan Korong Koto Tinggi, Kenagarian Gunuang Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padangpariaman digemparkan dengan penemuan kerangka manusia di pinggir sungai. Kehebohan kian bertambah karena tengkorak yang jadi bagian kerangka, tersangkut di ranting kayu yang ada di pinggiran. Tak diketahui identitas kerangka itu.

Desas-desus pun bermunculan di tengah masyarakat tentang keberadaan mayat, dan identitasnya. Kebanyakan, warga menggeleng kepala. Tak tahu, sebab kondisi sudah tak dikenali karena hanya berupa tulang. Selain itu, warga di Padang Alai juga merasa tidak kehilangan sanak keluarganya. Polisi juga belum bisa memastikan identitas kerangka tersebut.

”Kalau tak tahu juga, kita kubur saja,” ungkap Kapolsek V Koto Kampung Dalam AKP Yusuf.

Namun, perkaranya tak segampang itu. Polisi mesti menelusuri identitas korban. Bisa jadi, kerangka itu merupakan korban pembunuhan yang sengaja dibuang oleh pelakunya. “Kalau soal penelusuran pastilah dilakukan. Tapi, jasadnya diselenggarakan dulu. Kita masih berusaha melakukan penelusuran dengan memeriksa saksi dan mendata warga yang kehilangan keluarganya,” ungkap dan KBO Reskrim Polres Pariaman Iptu Nuzirwan.

Kata Kaplosek, kerangka tersebut pertama sekali ditemukan Jamalih, yang baru pulang dari kebunnya sekitar pukul 14.00 WIB, Senin (23/11). Takut, Jamalih terus saja melanjutkan perjalanan pulang ke rumahnya. Dia sanksi, kalau kerangka itu adalah kerangka manusia dan menduga itu merupakan susunan tulang hewan.

Barulah, pada Jumat (27/11), apa yang dilihatnya disampaikan kepada Ali, warga lainnya. Setelah itu baru dilaporkan kepada masyarakat sekitar dan jajaran Polsek V Koto Kampung Dalam untuk dilakukan proses lebih jauhnya. Akhirnya, tengkorak dan tulang belulang manusia tersebut dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumatera Barat untuk diambil visum.

”Sekarang setelah satu minggu berada di RS Bhayangkara Polda Sumbar tengkorak dan tulang belulang tersebut akan dikuburkan di Nagari Gunung Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur,” ungkapnya.

Ketua Bamus Nagari Gunung Padang Alai, Muslim Nur menyatakan, sejak kejadian penemuan tengkorak dan tulang manusia tersebut tidak ada warga yang merasa kehilangan sanak famili. Meski sebelumnya ada seorang warga yang tidak pulang, sekarang telah dapat dihubungi. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional