Close

Geger, Ada Mayat Bayi di Aliran Irigasi Masih Bertali Pusar di Kabupaten Padangpariaman, Diduga Sengaja Dibuang

MAYAT BAYi— Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat bayi laki-laki di aliran irigasi Korong Toboh Olo, Nagari Toboh Gadang, Kecamatan Sintoga.

PDG. PARIAMAN, METRO–Warga Korong Toboh Olo, Nagari Toboh Gadang, Kecamatan Sintoga, Kabupaten Padangpariaman digegerkan dengan penemuan mayat bayi laki-laki di aliran irigasi, Rabu (17/11) sekitar pukul 13.15 WIB. Sontak saja, warga berdatangan dan berkerumun di lokasi.

Terlihat, mayat bayi itu tenggelam di dasar aliran irigasi tersebut. Bahkan, kondisi bayi masih bertali pusar dan diduga baru saja dilahirkan. Kuat dugaan, bayi itu dibuang ke aliran irigasi oleh orang tuanya yang tak menginkan kehadirannya di dunia ini.

Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, AKP Ardiandyah Rolindo Saputra membenarkan penemuan mayat bayi tersebut. Dia mengatakan, pihaknya sudah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TPK) penemuan mayat untuk melakukan penyelidikan dan mengungkap siapa yang membuang bayi itu.

“Jenis kelamin bayi merupakan laki-laki. Saya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, karena masih proses penyelidikan. Untuk mayat bayi sudah dievakuasi ke rumah sakit,” ungkap AKP Ardiansyah.

Sementara, penemuan bayi tersebut dibenarkan oleh Serda S Z Damorta, Babinsa Koramil 05/Lubuk Alung. “Benar, ada penemuan mayat bayi yang masih ada tali pusatnya. Bayi tersebut jenis kelamin laki-laki,” ungkapnya.

Dijelaskannya, kronologi kejadian berawal dari dua orang dua pelajar bernama  Jeniko (11) dan Afif (11) hendak menangkap ikan di aliran sungai. Dalam perjalanan menuju sungai mereka melihat mayat bayi itu di dalam irigasi. Setelah memastikan kalau itu adalah mayat manusia, mereka mengabarkan kepada warga lainnya.

“Tidak lama setelah penemuan mayat bayi, warga setempat langsung mengabarkan temuan itu kepada Polisi. Setelah dilakukan olah TKP, Polisi mengevakuasi mayat bayi tersebut ke RSUD Padangpariaman” ulasnya.

Peristiwa itu, kata Serda S Z Damorta lagi, menjadi perbincangan warga sekitar. Warga menghujat pelaku yang diduga sengaja membuang bayi malang itu.

“Warga sangat geram pada pelaku yang saat ini masih tidak diketahui. Sementara rasa iba pada bayi malang tersebut terus dikatakan oleh warga yang melihat di lokasi penemuan,” ujarnya. (ozi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top