Menu

Gegara Postingan IG, Wanita Muda Dikeroyok Netizen

  Dibaca : 149 kali
Gegara Postingan IG, Wanita Muda Dikeroyok Netizen
Ilustrasi

PAYAKUMBUH, METRO
Postingannya di media sosial Instgaram (IG) membuat pelakunya tersinggung, seorang wanita berinisial YP (20) warga Kelurahan Padang Tangah Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat, dikeroyok segerombolan orang hingga mengalami luka lebam di bagian kepala, wajah, dan leher.

Aksi pengeroyokan itu tejadi di Kawasan Normalisasi Batang Agam Kelurahan Sungai Pinago Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Rabu (11/11). Tak terima dengan apa yang dialaminya, korban yang bekerja sebagai karyawan swasta ini, melapor ke Polres Payakumbuh untuk menempuh proses hukum.

Korban YP melalui penasihat hukumnya, Vault Vandelant Cs mengatakan, kejadian tersebut berawal saat korban YP diajak bertemu oleh salah seorang terlapor di lokasi kejadian pengganiayaan. Pelaku mengajak korban bertemu terkait postingan yang dibuat di media sosial milik korban. Meski semula menolak untuk bertemu, namun karena terus didesak, akhirnya korban menyanggupi pertemuan itu pada sore harinya.

“Setelah sampai di lokasi yang dijanjikan, namun korban tidak melihat pelaku. Sehingga ia memutuskan untuk pulang. Saat perjalanan pulang, korban diminta putar arah kembali ke Batang Agam oleh pelaku RF bersama tiga orang temannya. Saat bertemu itu, pelaku mengajak korban berbicara di tempat sepi yang jauh dari lokasi Batang Agam,” kata Vault Vandelant.

Vault Vandelant menambahkan, karena korban cemas dengan keselamatan dirinya, korban bersikeras pembicaraan tetap dilakukan di kawasan Batang Agam. Tanpa disangka, pelaku RF langsung mencakar dan memukul korban. Tidak itu saja, saat pelaku RF mecakar korban dan datang beberapa orang teman pelaku yang juga ikut melakukan penganiyaan.

Vault Vandelant menambahkan, usai melakukan penggeroyokan terhadap korban YP, pelaku lainnya bernisial IKS terlihat emosi dan meminta untuk menyelasaikan masalah dengannya terkait status IG yang dianggap juga me nyinggung dirinya. Sementara korban mengaku tidak menyinggung terlapor di medis sosial, karena ia mengaku tidak kenal dengan para pelaku.

“Atas kejadian itu, klien kami mengalami luka lebam dibagian kepala, wajah, dan leher. Kita harap laporan ini cepat ditangani oleh penyidik Polres Payakumbuh dan pelakunya bisa ditangkap,” harapnya.

Sementara Kapolres Payakumbuh, AKBP Alex Prawira melalui Kasat Reskrim AKP M Rosidi membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama oleh korban YP. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap perkara yang dilaporkan tersebut.

“Iya, memang ada laporan dugaan penganiayaan yang dilaporkan oleh korban YP. Saat ini kita sedang melakukan proses penyelidikan termasuk memeriksa saksi-saksi dan korban,” tutur AKP M Rosidi kepada wartawan. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional