Menu

Gebyar Vaksinasi Massal di Sawahlunto Membeludak

  Dibaca : 44 kali
Gebyar Vaksinasi Massal di Sawahlunto Membeludak
GEBYAR VAKSINASI—Wako Sawahlunto Deri Asta memberikan sambutan saat kegiatan gebyar vaksinasi massal di Kota Sawahlunto.

SAWAHLUNTO, METRO–Gebyar Vaksinasi mas­sal Kota Sawahlunto dia­dakan di Gedung Perte­muan Kebudayaan (GPK) pusat Kota Sawahlunto, Rabu (7/7). Terlihat dalam acara itu membludaknya masyarakat Kota Sawah­lunto, begitu tinggi an­tusiasme warga untuk me­ngikuti vaksinasi massal tersebut. Sebelum kegia­tan vaksin dimulai ma­syarakat sudah memenuhi kursi yang disediakan oleh panitia penyelenggara, sehingga aparat kepoli­sianpun sedikit kewalahan untuk mengatur antrian panjang untuk pendaf­ta­ran.

Kapolres Sawahlunto AKBP Junaidi Nur SIK lang­sung meninjau kegia­tan tersebut. Melihat animo masyarakat Sawahlunto yang besar terhadap vak­sinasi massal ini dia sangat mengapresiasi baik.

 “ Polres Sawahlunto beserta TNI selalu men­sup­port gerakan vaksinasi covid 19. Kita juga kede­pannya akan membuka gerai-gerai vaksinasi untuk mendukung program pe­me­rintah pusat. Polres sen­diri menyediakan 24.000 vaksin covid 19. Keterse­diaan kita mencukupi, bila dari pihak Dinas Kesehatan kita akan bantu menutupi nya, saling koordinasi da­lam hal ini sehingga terjalin sinergitas yang baik, “ujar­nya.

Hari ini Polres Sawah­lunto juga membuka gerai vaksinasi di Polsek Mua­rakalaban, katanya. Kuota untuk yang di Polsek Mua­rokalaban sekitar 250 war­ga, dan kegiatan ini akan berlanjut terus. Saat ini sudah bisa anak-anak usia 12 tahun keatas untuk di­vak­sin, tetapi mungkin in­for­masinya belum sam­pai.

Kepala Dinas Kese­ha­tan Kita Sawahlunto Yasril mengungkapkan hari ini pihaknya selain menye­diakan vaksinasi massal juga menghadirkan SWAB gratis langsung dida­tang­kan petugas dari Propinsi. “ Jadi siapa saja yang ingin SWAB boleh langsung,” imbuhnya.

Dia juga menjelaskan data sementara sampai saat ini sudah sekitar 47 %  warga Sawahlunto me­ngikuti vaksin dan masuk 5 besar di Propinsi Sumbar yang warganya sudah di­vak­sin.

“ Kita menyediakan vaksin 500 sampai 1000, gerai akan dibuka seharian sampai sore. Namun bila ada masyarakat Sawah­lunto yang belum divaksin bisa datangi Puskesmas terdekat, di Puskesmas rutin tetap dibuka pelayanan vaksinasi 2 kali dalam se­minggu dan nantinya tetap akan diadakan mobile vak­sinasi massal seperti saat ini untuk percepatan,” tu­tur­nya.

Yasril menginfor­masi­kan bahwa Balai POM me­lalui Kemenkes sudah mem­beri izin dalam bulan Juli 2021 ini sudah bisa anak usia 12 tahun sampai 17 tahun untuk divaksinasi, begitu juga dengan lansia dulu 60 tahun keatas, se­karang pra lansia 50 tahun sudah bisa divaksin. Kalau target  80 % warga Sawah­lunto divaksin, namun pi­hak Dinas Kesehatan akan tetap menyediakan vak­sinasi untuk masyarakat Sawahlunto, karena tujuan­nya untuk mencapai He­alth Comunity (Kekebalan Kelompok).=%

Membludaknya warga yang ingin divaksin, Yasril menyambut antusias. Me­nu­rutnya ini karena tingkat kesadaran masyarakat su­dah tinggi ditambah ada­nya under pressure bahwa bila melakukan perjalanan harus ada kartu Vaksinasi 1 minimal dan akan dikait­kan dengan pelayanan pu­blik lain.

 Meskipun ada kejadian walau sudah divaksin ter­papar covid namun geja­lanya ringan sebentar saja, pertama dites positif ke­mudian dilakukan tes se­lanjutnya negatif. Dengan tingginya kesadaran ma­syarakat melindungi diri dan keluarganya, hal ini terkait juga karena penye­baran covid 19 ini di Indonesia cukup tinggi. Dengan vaksinasi bisa menjadi benteng buat keluarga dan lingkungan disekitar.

Yasril juga menegas­kan bahwa vaksinasi dan tes SWAB gratis. “Kalau mem­bayar seperti BUMN dan Perusahaan lumayan juga 2 kali dosis membayar sebesar Rp. 900 ribu. Tapi pemerintah sudah meng­gratiskan untuk masya­rakat Sawahlunto, maka gunakanlah kesempatan ini”, pungkasnya. (pin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional