Menu

Gawat! Oknum Guru Predator Gituin Murid di Dapur

  Dibaca : 1291 kali
Gawat! Oknum Guru Predator Gituin Murid di Dapur
Audy Joinaldy bersama dengan sejumlah influencer muda di Kota Padang, Sumbar.
ilustrasi-cabul-3

ilustrasi

SOLOK, METRO–Peringatan bagi orang tua untuk super ketat melindungi anaknya dari para predator, pedofil yang bisa merusak masa depan anak-anak. Di Kota Solok, seorang murid Sekolah Dasar (SD) dicabuli oleh gurunya sendiri di dapur sekolah. Ulah guru pedofil ini tak sengaja tersebar setelah sang murid bercerita kepada teman-temannya tentang kelakukan gurunya tersebut.

Ulah oknum guru Hi (45), warga Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok yang mengajar di salah satu SD di Lembang Jaya ini, membuat geger seisi sekolah. Informasi dihimpun POSMETRO aksi tidak terpuji guru ini terjadi di lingkungan sekolah ketika jam istirahat belajar. Saat itu, Rabu (18/5) sekitar pukul 09.00 WIB, pelaku memanggil korban, Rembulan (14)—nama samaran.

Korban yang dipanggil tentu tidak memiliki prasangka apa pun. Maklum yang memanggil adalah gurunya sendiri. Tanpa takut, Rembulan pun menghampiri pelaku, Hi. Pelaku kemudian meminta Rembulan mengambil air minum di dapur sekolah yang terletak di bagian belakang bangunan sekolah.

Sekali lagi korban kembali menurut dan patuh terhadap perintah gurunya, sebagai mana yang selalu ditanamkan oleh para guru dan orang tua terhadap anak-anak. Namun, ternyata sikap patuh dan menurut yang ditujukan anak murid SD ini, justru dimanfaatkan oleh oknum guru dan membawa petaka bagi Rembulan.

Ketika Rembulan bergegas pergi ke dapur sekolah untuk mengambil air minum yang dipesan oleh Hi, guru ini pun mengikuti korban dari belakang. Melihat situasi dapur sekolah sepi, oknum guru cabul ini kembali meminta kepada korban agar melepas bajunya.

Entah takut atau terlalu patuh kepada gurunya, Rembulan mau saja membuka sedikit bajunya. Saat itu juga pelaku mencium bagian dada korban serta meraba alat kelaminnya. Setelah mendapat perlakuan aneh dari sang oknum guru, korban kembali bermain bersama teman-temanya.

Namun, korban yang lugu dan tidak mengerti apa yang telah diperbuat oknum guru terhadapnya spontan bercerita kepada teman-temannya. Cerita itupun akhirnya sampai ke telinga guru lain disekolah itu.

“Karena korban juga sering mengeluh rasa sakit pada alat kelaminnya di rumah, orang tua korbanpun curiga. Ketika mendengar pengakuan anak gadisnya telah diperlakukan tidak senonoh oleh oknum guru, orang tua korban datang melapor ke Polres Solok Arosuka,” ungkap Kapolres Solok Arosuka AKBP Reh Ngenana melalui Kasat Reskrim AKP Edwin, Rabu (25/5).

Selasa (24/5), keluarga korban membuat laporan resmi atas dugaan perbuatan cabul yang dilakukan oleh oknum guru, Hi. Untuk mengungkap kasus dugaan perbuatan cabul ini, petugas lanjut Edwin langsung memintai keterangan saksi, baik keterangan korban maupun saksi lain yang mengetahui kejadian tersebut.

“Oknum guru, Hi sudah kita tahan di Mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut, Rabu (25/5). Sementara keterangan korban dan saksi lainnya juga sudah kita himpun untuk mengungkap kasus ini,” pungkas AKP Edwin.

Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur saat ini memang harus diwaspadai. Sebelum kasus di Kota Solok ini, di Padang juga mencuat kasus dugaan cabul yang dilakukan guru olahraga terhadap beberapa murid perempuan.

Lima murid perempuan kelas IV Sekolah Dasar (SD) diduga dicabuli oleh guru olah raga, saat berlangsung kegiatan olah raga senam di sekolah. Aksi sang guru yang memberi contoh cara senam yang baik, dengan cara meraba, memegang tangan serta bagian pinggul murid serta menempelkan pipinya ke pipi sang murid, membuat murid-murid SD itu bercerita kepada orang tua mereka di rumah.

Mendengar cerita anak-anaknya tentang guru olah raga itu, membuat kelima wali murid itu langsung melapor ke Polsekta Pauh, LP/176/K /V 2016, tanggal 16 Mei 2016. Mereka melaporkan, NS (54), guru olah raga dengan dugaan perlakuan tidak senonoh. (vko)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional